CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Siswa, Guru di Bandung Laporkan Kemendikbud dan Disdik Jabar ke KPAI Pusat

admin
14 Februari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Guru SMAN 9 Bandung, Iwan Hermawan melaporkan Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Jawa Barat ke KPAI Pusat.

Laporan Iwan tersebut berkenaan dengan sistem ujian baru yang dianggap memberatkan siswa dan pihak sekolah.

“Sebab dalam kurun waktu satu bulan yakni selama bulan Februari 2020, siswa diberikan penugasan-penugasan , Porto Polio dan tugas lainnya seperti persiapan  ujian praktek untuk semua mata pelajaran, yang menghabiskan tenaga dan biaya lumayan besar,” tegasnya yang dihubungi Pasjabar, Jumat (14/2/2020).

Baca juga:   Hakordia, Disdik Jabar dan Penyuluh Antikorupsi Hadirkan Sekolah Berintegritas

Ia menilai hal itu sebagai konsekuensi dari Permendikbud dan SE Kadisdik Jawa Barat, Sebab seharusnya siswa  sudah berkonsentrasi  mengikuti Ujian Sekolah, Ujian Nasional dan UTBK.

“Oleh sebab itu, kami melaporkan ke KPAI  karena usulan kami tidak di gubris pemerintah, sebelumnya mengenai hal ini sudah kami sampaikan di media dan para pengawas,” terang Iwan.

Iwan juga menyebutkan jika  penerapan sistem baru sebaiknya dapat dimulai tahun depan, sehingga guru dan siswa sudah menyiapkan penugasan dan porto polio dari awal tahun, bukan hanya sebulan seperti tahun ini.

Baca juga:   Legenda WWE Hulk Hogan Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun

“Para pejabat pendidikan diharapkan juga dapat lebih memahami persoalan di lapangan, bagaimana dapat melakukan koordinasi dengan guru -guru,” terangnya.

Iwan menambahkan bahwa pihaknya tidak menolak sistem ujian baru, namun meminta untuk melakukan penangguhan pelaksanaan seperti yang di lakukan oleh provinsi lain.

Sementara itu salah satu siswa berinisial R, juga mengeluhkan perihal ujian akhir yang menyangkut tentang beberapa hal seperti portofolio,penugasan, ujian tulis dan praktek dimaba provinsi lain seperti DKI Jakarta dan Jawa Tengah hanya menerapkan satu macanm untuk ujian akhir.

Baca juga:   Promosi Doktor Haris Resmawan Analisis Kredit Bermasalah Pada Kinerja Keuangan Bank BPD

“Jujur sebagai siswa saya merasa keberatan dan terlalu terporsir, dikarenakan banyaknya tugas ditambah latihan untuk praktek tugas tersebut yang dirasa memakan biaya dan waktu yang lebih, saya dan teman teman berharap jika hanya bisa satu macam saja untuk ujian akhir,” harap R. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: disdik jabargurukemendikbudKPAIsiswa SMASMAN 9 Bandung


Related Posts

razia rambut SMKN 2 Garut viral
HEADLINE

Pemotongan Rambut oleh Guru, 18 Siswi Alami Dampak Psikologis dan Perbaikan Penampilan

7 Mei 2026
SMA Terbuka
HEADLINE

Disdik Jabar Evaluasi Program SMA Terbuka, Tingkatkan Akses Pendidikan

13 November 2025
Tes Kompetensi Akademik
HEADLINE

Disdik Jabar Pastikan Tes Kompetensi Akademik Tertib dan Kondusif

6 November 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.