CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Terkait Corona, Dinkes Pantau 24 Warga Bandung

admin
3 Maret 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Dinas Kesehatan Kota Bandung saat ini sedang memantau 24 warga Kota Bandung yang dikhawatirkan terjangkit virus corona alias COVID-19. Ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan kesiagaan terhadap penyakit berbahaya tersebut.

“Saat ini kami sedang memantau 31 warga yang tinggal di Bandung. Mereka dalam pantauan teman-teman kami di puskesmas,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung Rosye Arosdiani Apip di Balai Kota Bandung, Selasa (3/3/2020).

Baca juga:   Yeo Jin Goo ‘Hotel The Luna’ Dinyatakan Positif COVID-19

Dari 31 warga itu, tujuh orang di antaranya sudah lepas dari masa pemantauan selama 14 hari. Jadi, saat ini tinggal 24 orang lagi yang diawasi dengan sisa waktu pemantauan berbeda-beda.

Salah satu yang membuat mereka masuk kategori pengawasan karena ada riwayat pernah pergi ke luar negeri, terutama negara yang terdapat kasus positif corona. Selain itu, ada beberapa gejala yang dirasakan mereka, di antaranya demam dan batuk.

Baca juga:   Ini Persiapan Rumah Sakit Hasan Sadikin Hadapi Lonjakan Omicron

Rosye mengatakan, mereka yang dalam masa pemantauan itu tidak perlu dirawat di rumah sakit. Tapi, ada beberapa hal yang harus dilakukan selama mereka dikategorikan dalam pemantauan.

“Mereka harus di rumah (selama masa pemantauan) dan enggak boleh ke mana-mana,” jelas Rosye.

Pemeriksaan berkala pun dilakukan petugas kesehatan, salah satunya dengan mendatangi pasien. Pasien atau keluarganya juga harus memberi informasi ke puskesmas soal perkembangan kondisi mereka yang dipantau.

Baca juga:   Begini Membuat Hand Sanitizer oleh Teknologi Pangan Unpas

“Sekecil apapun gejala, harus dilaporkan ke kita,” ucap Rosye.

Jika ternyata mereka butuh dirawat, menurutnya dua rumah sakit di Bandung sudah siap menangani, yaitu RS Hasan Sadikin dan RS Paru Rotinsulu. Di sana, fasilitasnya sudah lengkap untuk menangani penyakit khusus seperti COVID-19. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: coronaCOVID-19Dinas Kesehatan Kota BandungRS RotinsuluRSHSsuspeck coronaVirus corona


Related Posts

COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025
Menkes
HEADLINE

Menkes Minta Unpad Perbaiki Serius dan Sistematis Penyelenggaraan PPDS di Indonesia

21 April 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.