CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

7 Orang Warga Jawa Barat Positif Terpapar Virus Corona, 706 Dipantau

admin
15 Maret 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan perkembangan pasien terpapar virus Corona di Jawa Barat. 7 orang warga Jawa Barat positif terpapar virus Corona. Sementara sebanyak 706 orang masih dilakukan pemantauan terkait penyakit virus Corona ini.

“7 positif itu, 2 warga Depok, satu warga Cianjur yang meninggal dunia, dua di Kabupaten Bekasi istri dan anak dari pasien di Cianjur yang positif dan satu di Kota Bandung positif dan satu di Kota Cirebon di RSUD Sunan Gunung Jati,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Ahad (15/3/2020).

Untuk mengantisipasi meluasnya virus Corona Pemerintah Provinsi Jawa Barat gencar melakukan tes Covid-19 khususnya mereka yang terlibat pengamanan pasien covid, seperti Perwat, tenaga kerja asing, dan keluarga pasien.

Baca juga:   Lima Pegawai Negatif VOVID-19, RSGM Unpad Buka Praktik Lagi

Sementara itu sebanyak 706 orang, kata Emil (saapan Ridwan Kamil) yang tidak masuk rumah sakit dilakukan pemantauan terkait virus korona. Ia mengatakan, kurang lebih sebanyak 256 orang yang dipantau sudah selesai sedangkan 448 orang lainnya masih dipantau.

Emil melanjutkan, 82 orang lainnya berstatus pasien dalam pengawasan terdiri dari 54 pasien negatif korona, 28 pasien menunggu hasil status. Menurutnya, pemerintah provinsi Jawa Barat sejak Sabtu (14/3/2020) sudah melakukan tes proaktif virus korona sehingga tidak menunggu orang merasakan gejala dan masuk ke rumah sakit baru dicek.

“Kami tes proaktif melalui labkes Jawa Barat berkoordinasi dengan Lab Mikrobiologi dan Parasitologi Fakultas Kedokteran Unpad dan Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi ITB,” ujarnya.

Baca juga:   Pemdaprov Jabar Akan Kaji Metode Mengingat untuk Kurikulum Sekolah

Ridwan Kamil mengatakan tes dilakukan kepada masyarakat yang terpantau, tidak nampak gejala namun patut diwaspadai. Menurutnya seperti perawat tenaga medik yang akan didahulukan, tenaga kerja asing serta keluarga pasien akan di tes.

“Mudah-mudahan tidak ada positif, kalau positif terjadi peredaran (korona) bukan hanya yang bergejala. Tes proaktif hasilnya keluar 5 jam, satu orang dites dua tahap teknisnya ada di kedokteran. Jadi hasilnya diketahui dengan cepat, kami jadikan panduan merespon selanjutnya,” Tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya siang ini akan merilis sebaran masyarakat yang dipantau terkait virus korona. Namun, katanya berdasarkan data sebaran terakhir paling banyak di Jakarta, Depok dan Bekasi (Jadebek).

Baca juga:   Pemprov Jabar Targetkan pada Perubahan APBD 2022 Naik 1,78 Persen

“Sebaran itu (di Jabar) terlihat ada yang kosong tapi belum menandakan belum ada (yang terpapar). (sebaran) jawaban kami Jawa Barat transparan kepada maayarakat. Titik basisnya kelurahan, tidak ada data pribadi yang disampaikan,” pungkasnya.

Jawa Barat sendiri menempuh beberapa upaya dalam mengatasi gitu corona ini, yakni dengan mengerahkan segenap sumberdaya yang ada. Jabar mempunyai alat dan tempat pengecekan dengan standar Bio Safety Level 2+, dalam hal ini UPTD Laboratorium  Kesehatan (Labkes) Jabar.

Labkes Jabar berkoordinasi dengan  Lab Mikrobiologi dan Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan Pusat Penelitian Nasional dan Nanotenologi Institut Teknologi Bandung (ITB). (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: coronaCOVID-19gubernur jawa baratpasjabarridwan kamilVirus corona


Related Posts

kecelakaan kereta bekasi timur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

28 April 2026
Masjid Raya Al Jabbar
HEADLINE

Dedi Mulyadi Jelaskan Anggaran Pemeliharaan Masjid Al Jabbar Rp22 Miliar

21 April 2026
harga elpiji naik
PASJABAR

Harga Elpiji Naik, KDM Ungkap Kearifan Lokal Bisa Jadi Alternatif

21 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.