CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Dewan Kota Bandung Minta Kaji Ulang Larangan Shalat di Mesjid

admin
19 Maret 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Ketua DPRD Kota Bandung, Teddy Rusmawan menganggap kebijakan dihentikannya shalat wajib dan shalat Jumat di Masjid Raya Bandung untuk sementara, harus ditinjau ulang.

“Karena ini kebijakan yang menimbulkan kontroversi dan keresahan baru, maka menurut saya kebijakan ini harus ditinjau ulang,” ujar Tedy kepada wartawan Rabu (18/3/2020).

Tedy menilai untuk kegiatan mengenai kewaspadaan terhadap virus Corona, pihaknya mendukung penuh. Namun terkait segala sesuatu yang berhubungan dengan keyakinan, harus betul-betul dikaji.

Baca juga:   PDAM Tak Berikan Diskon untuk Pengusaha

“Sosialisasinya kita mendukung, tapi terkait ibadah dan keyakinan harus dikaji betul betul, jangan menimbulkan kontroversi baru keresahan keresahan baru, justru kita menilai yang dianjurkan dewan mesjid indonesia (DMI) itu baik,” kata Tedy.

Tedy menilai DMI pun melakukan berbagai upaya seperti karpet digulung kemudian ditempatkan di tempat yang tidak terjangkau.
“Siapkan hand sanitizer, bawa sejadah, kemarin juga simulasi yang sahalat diberi jarak 1 meter. Jadi ibadah dijalankan tanpa harus menghentikan karena masyarakat luar biasa protesnya menimbulkan keresahan baru,” paparnya.

Baca juga:   Parkir di Bandung Semerawut Pemkot Salahkan Warga

Secara pribadi Tedy berharap dengan adanya pengkajian ulang, bisa menenangkan masyarakat. Sehingga tidak ada kontroversi di tengah-tengah masyarakat.

“Himbauan ke MUI Kota betul- betul dikaji ulang. Intinya tanpa menimbulkan keresahan baru, yang DMI aja diperkuat,” pungkas Teddy.

Menurut Tedy beberapa hal harus disampaikan kepada masyarakat, bahwa untuk yang dalam kondisi tidak sehat. Atau anak-anak yang belum baligh, lebih baik untuk menjalankan ibadah di rumah saja.

Baca juga:   Kejari Bandung Naikkan Kasus Korupsi Pemkot ke Penyidikan, Wakil Wali Kota Diperiksa!

Dengan begitu, beribadah tetap bisa dilaksanakan, namun kebersihan dan kesehatan bisa tetao dijaga.

“Kebijakan DMI diperkuat, tapi yang sakit anak-anak dirumah saja. Saya shalat Jumat dirumah saja sedang didiskusikan dengan DKM agar seperti DMI. Mesjid saya di Al Kahfi saya kapasitas sekitar 150 orang,” paparnya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: coronadewandprdkota bandungLaranganshalat di masjid


Related Posts

ngabandungan bandung
PASBANDUNG

Ngabandungan Bandung, Seni Visual dan Edukasi Mitigasi Bencana

28 April 2026
Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI
HEADLINE

Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI

25 April 2026
jalan macet di Bandung
Uncategorized

Bandung Kian Sesak! Ini 6 Kawasan dengan Kemacetan Terparah

5 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.