CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Berjuang Suplai Air Minum di Tengah Pandemi Corona

admin
12 April 2020

Lukman (24), seorang driver pengantar air minuman kemasan galon. Di tengah pandemi virus corona, ia bekerja seperti biasa. (ors/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Saat ini banyak orang yang memilih berbagai aktivitasnya di rumah, termasuk bekerja. Tapi, ada orang-orang yang tetap harus bekerja seperti biasa.

Mereka seolah menantang risiko karena virus corona atau COVID-19 tengah jadi pandemi. Risiko tertular virus corona pun bisa ada di mana saja, termasuk saat menjalankan pekerjaan.

Risiko itulah yang dihadapi Jajang Lukman (24), seorang driver pengantar air minuman kemasan galon. Di tengah pandemi virus corona, ia bekerja seperti biasa.

Seperti orang lain pada umumnya, ia pun khawatir terhadap virus corona. Tapi, pekerjaannya membuat ia tak bisa hanya tinggal di rumah saja.

Baca juga:   Surat untuk Oded Tentang Covid-19

“Khawatir mah khawatir, tapi mau bagaimana, kalau enggak kerja enggak dibayar,” kata Jajang.

Jajang sendiri bekerja sebagai driver sekitar 6 tahun. Ia mendapatkan gaji harian. Itu artinya, jika ia libur bekerja, ia tak akan mendapatkan pemasukan.

Kondisi pandemi virus corona pun harus dihadapi Jajang. Ia hanya bisa melakukan proteksi dan berbagai langkah antisipasi saat bekerja. Selain itu, doa juga jadi senjatanya dalam situasi saat ini.

Baca juga:   Empat Anggota DPRD Bandung Diperiksa KPK Terkait Titipan Paket Pekerjaan

Dalam sehari, Jajang selalu mengunjungi berbagai tempat di Kota Bandung untuk mengantar pesanan air minum kemasan galon. Di antaranya adalah ke perkantoran di Balai Kota Bandung.

Bisa dibilang, tanpa Jajang, mereka yang bekerja di perkantoran itu akan kesulitan minum. Hal itu juga yang mendorongnya tetap bekerja. Sebab, jika ia tak bekerja mengirimkan air, para pekerja itu tentu tak bisa minum, kecuali membawa air minum sendiri atau membeli dari luar kantor.

Baca juga:   BOR Rumah Sakit Rujukan COVID-19 Nasional Capai 23,35 Persen

Ia juga menyuplai pesanan air minum untuk berbagai area perkantoran lain di Bandung, termasuk perkantoran swasta. Tapi, diakuinya ada penurunan pengiriman setelah virus corona dinyatakan sebagai pandemi.

“Kalau dulu bisa sampai lebih dari 40 tempat. Kalau sekarang enggak sampai 20 tempat,” ucap Jajang.

Tapi, ia bersyukur karena jumlah tempat yang didatangi untuk dikirim air minum tak berpengaruh pada pendapatannya. Ia tetap mendapat gaji normal karena dihitung harian, bukan berdasarkan jumlah pengantaran. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: coronaCOVID-19kerja di rumah


Related Posts

COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025
Dispusipda Jabar Resmikan Galeri Covid-19
PASBANDUNG

Dispusipda Jabar Resmikan Galeri Covid-19

21 Desember 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.