CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Tenaga Kesehatan Butuh Libur Usai Pandemi

admin
11 Mei 2020

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pandemi virus corona atau COVID-19 masih tak kunjung usai. Tenaga kesehatan pun terus berkutat di garda terdepan penanganan pasien. Bahkan, saat ini merekalah aktor paling sibuk selama pandemi.

Meski ada prediksi pandemi akan berakhir dalam kurun beberapa bulan ke depan, itu hanya sebatas prediksi, bukan sebuah kepastian. Sehingga, kerja ekstra keras tenaga kesehatan tak jelas akan berlangsung sampai kapan.

Psikolog klinis dari Klinik Kebidanan Harkel Bandung Erwin Fazrin memandang para tenaga kesehatan perlu mendapat perhatian khusus, terutama setelah pandemi berakhir. Apa yang paling penting diberikan kepada mereka, baik itu dokter, perawat, bagian gizi, hingga tenaga administrasi?

Baca juga:   Kementerian ESDM Konversi Sepeda Motor BBM Jadi Listrik, Ini Penampakannya

“Yang pasti, yang harus diberikan pertama kali adalah libur,” kata Erwin.

Kenapa libur sangat penting diberikan? Itu karena para tenaga kesehatan bekerja begitu keras. Mereka dikurasi tenaga, waktu, pikiran, hingga perasaannya untuk berjuang dalam menyembuhkan pasien dengan peran masing-masing.

Bahkan, ada banyak yang harus rela tak pulang ke rumah berminggu-minggu. Otomatis mereka tak bisa bertemu keluarga. Apalagi, ada warga yang menolak kehadiran tenaga kesehatan ketika pulang. Sehingga, tenaga kesehatan ada yang memilih di tempat khusus yang disediakan pemerintah.

Baca juga:   Mahasiswa UGM yang Terdampak Gempa Bumi Cianjur Dapat Bantuan

“Libur insentif sebagai penghargaan itu sangat penting bagi mereka, terlepas dari sejauh mana kontribusinya. Tapi, yang namanya orang yang kerja sebagai tim medis, terutama dokter, perawat, bagian gizi, dan lain-lain itu sangat penting untuk diberikan penghargaan dari pihak pemerintah maupun rumah sakit,” jelas Erwin.

Dengan diberikan jatah libur setelah pandemi berakhir, mereka bisa melakukan sesuatu untuk membuat pikiran hingga tenaga kembali segar. Misalnya dengan cara berlibur bersama keluarga yang hingga kini tak bisa dilakukan. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19tenaga medisVirus corona


Related Posts

COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025
PASGALERI

TPS Bertemakan Kesehatan

14 Februari 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.