CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Pembelian Hewan Kurban di Bandung Diprediksi Turun Hingga 20 Persen

admin
7 Juli 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Jumlah pembeli hewan kurban yang membeli secara langsung di Kota Bandung, diprediksi turun 10 sampai 20  persen.

“Penurunan ini, lantaran ada pandemi Corona, sehingga banyak yang mempertimbangkan membeli secara online maupun berkurban dengan memberi uangnya,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, kepada wartawan Selasa (7/7/2020).

Gin Gin mengatakan, tahun lalu, jumlahnya sekitar 26 ribu ekor yang terdiri dari sapi dan domba.

Baca juga:   15 Persen ASN Pemkot Bandung WFH

Tahun ini, sebenarnya orang yang berkurban diprediksi meningkat, karena tidak dilaksanakan ibadah haji.

“Kalau ada ibadah haji, biasanya kan berkurban di tempat haji. Sekarang kan bisa berkurban di sini. Tapi mereka berkurban dengan cara yang lain,” tuturnya.

Meskipun, Gin Gin mengatakan, pihaknya tidak menjamin bahwa kondisi hewan kurban yang dijual secara online akan terperiksa oleh tim pemeriksa hewan kurban. “Kan susah kalau harus memeriksa hewan kurban yang dijual secara online,” tuturnya.

Baca juga:   FPIK Unpad-BRIN Jajaki Kolaborasi Riset dengan Jepang dan Tiongkok

Karenanya, Gin Gin mengatakan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli hewan kurban.

“Kita pun melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka paham hewan kurban yang baik,” tambahnya.

Di sisi lain, Gin Gin mengatakan, ada juga pedagang yang langsung meminta Dispangtan untuk datang dan mengecek kondisi hewan kurban yang mereka jual. “Kalau ada yang seperti ini, kami sangat terbantu,” terangnya.

Baca juga:   Kasus Omicron di Indonesia Tembus 318 Orang

Dalam masa pandemi ini, Gin Gin mengingatkan, jangan sampai dalam pembagian hewan kurban terjadi antrean. Bahkan panitia penyembelihan hewan kurban harus bisa menjamin, tidak akan ada kerumunan.

“Untuk pemotongan hewan kurban, disarankan dipotong di  rumah potong hewan. Namun, harus daftar terlebih dahulu sebelum membawa hewan kurban ke RPH. Namun jika tidak memungkinkan silahkan dipotong masing-masing, namun dengan syarat harus sesuai protokol kesehatan,” pungkasnya. (put)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19hewan kurbanpenjualan hewan kurbanprediksi


Related Posts

kurban iduladha
HEADLINE

DKPP Bandung Libatkan Ratusan Petugas Awasi Hewan Kurban Iduladha

27 April 2026
COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.