CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM — Semuanya bisa menjadi mungkin, asalkan kita berusaha dan mau mencoba, itulah motto dari Desi Setiawatiningsih atau yang akrab di sapa Desi.
Siswi SMK Pasundan 3 Kota Cimahi, jurusan multimedia kelas Xl ini pun selalu mengisi waktunya untuk mencoba hal-hal baru yang bisa membuatnya terus berkembang dan bertumbuh, contohnya seperti mengikuti perlombaan.
Di mana belum lama ini, ia berhasil menjadi terbaik ke 3 dalam lomba Jabar Keeping Up With Lesson (KUWL) Challenge for Students untuk katagori sosial/bahasa/agama yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari sosialisasi pembelajaran di masa pandemi COVID 19.
“Saya senang mencoba hal baru, semisal lomba kemarin yang memang saya persiapkan dari jauh-jauh agar saat lomba dapat maksimal, meskipun tidak menduga bisa menjadi salah satu peserta terbaik,” ulasnya.
Menjadi pelajar di SMK pasundan 3 kota Cimahi, terang Desi juga memberikan dorongan untuk maju dan berprestasi. Ia pun sempat mendapatkan beberapa raihan di bidang ekstrakurikuler dan prestasi kelas yang menurutnya cukup memuaskan.
“Adapun saya memilih jurusan multimedia di SMK Pasundan 3 Cimahi karena ingin memiliki ilmu di bidang ini dan semoga bisa menjadi berguna dan bermanfaat. Selama belajar penggalamanya cukup menyenangkan dan banyak hal baru seperti mempelajari editing lebih dalam, mendesain, menggambar,dan lain-lain,” jelasnya.
Gadis kelahiran Bandung 24 Mei 2004 ini juga berharap kedepannya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dan bisa meraih prestasi yang lebih banyak lagi.
“Untuk cita-cita saya ingin merintis usaha kecil dahulu untuk mencari pengalaman, juga ingin bekerja di sebuah kantor perusahaan,” ucapnya yang hobi memasak dan mendengarkan musik.
Peraih juara 1 doras PMR ini juga sempat bercerita bahwa ia banyak terinspirasi dari para pengusaha dan mengidolakan sosok Chairul Tanjung, karena memiliki banyak keteladanan sehingga bisa menjadi orang yang sukses.
“Makna hidup bagi saya adalah tidak mudah putus asa dan menyerah, saya juga selalu bersemangat dalam menjalani hidup karena sering bercermin pada kenyataan, hal baik atau buruknya tergantung mindset kita sendiri,” pungkas anak tunggal yang menyukai makanan manis dan pedas ini. (Tan)







