CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pelatih Persib Nilai Kebijakan Transfer Tak Wajar

Yatti Chahyati
24 September 2020
Diimbangi Persikabo, Robert Soroti Kelemahan Persib

Pelatih Persib. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts melempar kritik keras. Ia menyoroti kebijakan dibukanya jendela transfer pemain pada 23 September hingga Oktober mendatang pada lanjutan Liga 1 2020.

Ia memandang kebijakan tersebut tidak logis. Apalagi, sebelumnya semua tim sudah sepakat bahwa kelanjutan kompetisi tidak akan memengaruhi transfer pemain. Itu artinya, transfer pemain harusnya dilakukan di pertengahan musim.

Namun, seusai manager meeting pada Senin (21/9/2020), diputuskan transfer pemain dibuka kembali. Pertimbangannya karena banyak tim kehilangan pemain, terutama pemain asing.

Baca juga:   Teun Koopmeiners Cetak Brace, Buyarkan Kemenangan Si Nyonya Tua

“Ini skandal yang terang-terangan, ini semuanya tidak logis,” kata Robert, Rabu (23/9/2020), kemarin.

Ia mengaku mendapat informasi ada tiga tim yang mengatur agar jendela transfer dibuka lebih cepat. Ketiga tim itu adalah yang mendatangkan pemain asal Brasil yang disebut-sebut sebagai calon pemain naturalisasi.

“Tiga tim ini adalah tim yang mendapat pemain Brasil yang mana semua sudah tahu tentang mereka. Jadi, tidak ada transparansi dan tidak ada yang tahu apa yang sedang terjadi,” ungkapnya.

Baca juga:   Doa Umuh Muchtar di HUT ke-72

Menurutnya, dalam manager meeting pada Senin lalu, dari 18 tim Liga 1, delapan klub menyatakan tidak setuju dibukanya jendela transfer. Sebanyak tujuh tim kemudian menyatakan setuju dan tida bersikap netral.

“Di situasi logis dalam voting, ketika suara terbanyak memenangkan voting, maka seharusnya tidak ada transfer window. Itu logis dan masuk akal karena itulah demokrasi dan harus diterima oleh siapapun,” tutur Robert.

Baca juga:   Sinyal Tak Puas Bojan Hodak

Hal itu justru berjalan sebaliknya. Justru jendela transfer dibuka di waktu yang tak wajar. Sehingga, ia memandang voting yang dilakukan adalah tindakan sia-sia.

“Kalau sekarang keputusannya seperti ini, kenapa harus ada voting? Kenapa (PSSI) tetap mengirim surat ke FIFA bahwa akan ada transfer window di Indonesia? Itu menyisakan banyak pertanyaan soal sepakbola Indonesia,” tandas Robert. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: liga 1 2020Pelatih Persib Bandungpersibpersib bandungRobert Rene Alberts.


Related Posts

dukungan bobotoh
HEADLINE

Dukungan Bobotoh Menggema di GBLA Jelang Persib Hadapi Persija

7 Mei 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Buka-bukaan Pelatih Persib Bandung Jelang Lawan Persija

7 Mei 2026
Bojan Hodak
HEADLINE

Bojan Hodak Bicara soal Hinaan dari Suporter

7 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.