CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Sebut Kota Bandung Zona Merah, Pemkot Minta Penjelasan Emil

Yatti Chahyati
6 Oktober 2020
FOTO : Penutupan Jalan di Bandung

ilustrasi (pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Menanggapi pernyataan Pemprov Jabar mengenai Kota Bandung masuk ke dalam zona merah, Ketua Harian Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna, berharap mendapat kejelasan dari pihak Pemprov.

“Kami menghargai pernyataan Pemprov Jabar yang menyatakan Kota Bandung masuk zona merah. Namun kami meminta kejelasan apa saja indikator dari zona merah tersebut,” ujar Ema kepada wartawan Senin (5/10/2020).

Ema mengatakan, dengan mengetahui apa saja indikator yang menjadikan Kota Bandung Mauk zona merah covid-19, maka pihaknya bisa melakukan tindakan untuk menekan penyebaran.

Hingga berita ini diturunkan, Ema menyatakan pihaknya belum mendapatkan kejelasan megenai kriteria dan alasan Kota Bandung masuk ke dalam zona merah.

Meskipun demikian, Ema mengatakan, Pemkot Bandung akan segera menggelar rapat terbatas dengan Forkopinda. Untuk menentukan langkah-langkah apa saja yang nantinya akan diambil untuk menyikapi pelabelan ini.

Baca juga:   Chuchum Sumiarty Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Unpas dengan Disertasi Keselamatan Pasien

“Karena pasti Peraturannya akan berbeda dari zona oranye ke zona merah,” tegas Ema.

Bukan tidak mungkin ini akan berdampak kepada relaksasi yang sekarang sudah diterapkan. Misalnya jam operasional mall akan dikurangi.

Selain itu, langkah yang sudah akan diambil adalah penerapan PSBM di wilayah terkecil yang dinyatakan ada pasien positif aktif walaupun hanya 1 orang.

“Kalau sebelumnya, kita akan melakukan PSBM untuk wilayah yang punya kasus positif aktif 4 orang di satu wilayah. Sekarang, satu orang pun akan kita berlakukan PSBM itu,” papar Ema.

PSBM ini akan berlaku di wilayah terkecil seperti di tingkat RW. Sehingga dalam satu kelurahan yang ada kasus positif aktif tidak lantas akan diterapkan PSBM di kelurahan tersebut, melainkan hanya akan dsilakukan di tingkat RW.

Baca juga:   Buruan Sae Buat Inovasi Es Krim Pakcoy, Dapat Pujian dari Italia

“Jumlah kelurahan uang ada kasus positif aktifnya pun lebih sedikit dibandingkan jumlah kelurahan yang nol kasus,” terang Ema.

Ema menjelaskan, jika pelabelan zona merah ini diambil dari penambahan jumlah kasus positif covid-19, maka bukan tidak mungkin Kota Bandung akan lama berada di zona merah. Pasalnya Kota Bandung tengah melakukan Tracing. Setelah d lingkungan ASN se Kota Bandung, menyusul petugas kesehatan yang jumlahnya sekitar 7 ribu orang juga akan menjalani swab test.

“Sehingga pasti akan ditemukan kasus baru nantinya,” tutur Ema.

Namun, Ema menjelaskan, angka reprodukai covid-19 sekarang, masih di bawah 1. Sehingga masih bisa dibilang terkendali.

Baca juga:   Irma Dewi Agustin Raih Gelar Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas, Teliti Strategi Quintuple Helix untuk Peningkatan Kompetensi Angkatan Kerja

Senada dengan Ema, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, jika sekarang ada peningkatan kasus positif Covid-19, itu merupakan konsekuensi logis dari program tracing di Kota Bandung.  “Kalau tidak ingin ada kasus baru yang tidak usah ada tracing,” katanya.

Tapi dengan tracing ini, kan bisa dilakukan pemetaan kawasan mana yang harus dilakukan penanganan lebih. Sehingga keputusan yang diambil jadi lebih tepat.

Menurut Yana, salah satu sebab Bandung masuk ke zona merah, karena warga yang kurang disiplin. Terutama dalam penggunaan masker. “Buktinya masih banyak pelanggaran dalam penggunaan masker tersebut,” tambahnya.

Karenanya, Yana mengingatkan lagi kepada warga Kota Bandung, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.  “Covid ini masih ada, sehingga kita harus terus waspada,” pungkasnya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19ema sumarnapemkot bandungpempro jabarZona Merah


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.