CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Puluhan Warga Aksi, Ingin Kembali Jabar Tenang dan Kondusif

Yatti Chahyati
28 Oktober 2020
Puluhan Warga Aksi, Ingin Kembali Jabar Tenang dan Kondusif

Front Aliansi Tatar Sunda, Rabu (28/10/2020) sore melakukan aksi damai di depan Gedung Sate, Kota Bandung. (asp/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Ingin kembali Jawa Barat aman, puluhan massa aksi yang tergabung dalam Front Aliansi Tatar Sunda, Rabu (28/10/2020) sore melakukan aksi damai di depan Gedung Sate, Kota Bandung.

Aksi tersebut sebagai respon atas banyaknya aksi anarkis saat demo penolakkan UU Ciptakerja atau Omnibuslaw yang terjadi di Kota Bandung dan Jawa Barat.

Koordinator Front Aliansi Tatar Sunda, Muhammad Ijudin Rachmat kepada wartawan disela sela aksi mengatakan, pihaknya merasa terpanggil untuk melakukan menyuarakan kedamaian bagi masyarakat di Jawa Barat. Terlebih, pada hari ini juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Baca juga:   Pj Wali Kota Bandung Tunjuk Hikmat Ginanjar Jadi Plh Sekda

“Intinya kami masyarakat jabar di sumpah pemuda ini merasa terpanggil untuk menyuarakan ketertiban dan keamanan di wilayah jabar, karena akhir-akhir ini di wilayah kita khususnya di wilayah jabar terlalu banyak aksi yang merugikan masyarakat luas,” kata Judin.

Masih dikatakan Judin, akhir-akhir ini seringkali terdapat aksi yang jauh daripada ciri khas orang sunda di Jawa Barat. Diantaranya, aksi mengatasnamakan masyarakat, namun berujung pada kerusuhan dan tindakan anarkis.

Baca juga:   Aliansi Pedagang Pasar Baru Bersatu Akan Gelar Aksi Damai, Ini Tuntutannya!

“Contoh seperti ditutupnya akses tol jalan, dirusaknya fasilitas umum, itu bukan ciri khas masyarakat sunda disini, jadi kita disini menyuarakan mari kita bersama sama di momentum sumpah pemuda ini untuk bersama sama menyuarakan kemanan dan ketertiban,” ungkapnya.

Bahkan, Judin menuturkan, tidak sedikit masyarakat yang merasakan keresahan dan ketakutan atas aksi-aksi anarkis yang kerap terjadi akhir-akhir ini. Hal itu berdampak pada ketidaknyaman masyarakat Jawa Barat dalam beraktifitas.

Baca juga:   DPRD Kota Bandung Ingin Sumpah Pemuda Jadi Pemersatu Bangsa

“Kita sudah tidak merasa aman tinggal di wilayah jabar ini, karena aksi mereka itu sangat di luar daripada sikap orang sunda yang selalu rendah diri, ini seperti ada kelompok-kelompok yang sengaja supaya berbuat onar,” terangnya. (asp/pasjabar)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: aksi damaisumpah pemudawarga jabar


Related Posts

sumpah pemuda
HEADLINE

Hari Sumpah Pemuda ke-96, Pemkot Cimahi Tekankan Persatuan dan Peran Pemuda

28 Oktober 2024
sumpah pemuda
HEADLINE

Sumpah Pemuda dan Kebangkitan Pemuda Sunda

28 Oktober 2024
Ratusan Pedagang Pasar Baru Demo, Situasi Nyaris Ricuh
PASBANDUNG

Aliansi Pedagang Pasar Baru Bersatu Akan Gelar Aksi Damai, Ini Tuntutannya!

31 Januari 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.