CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

SEKODI Bandung Gelar Seri Literasi Bulan Januari 2021

Yatti Chahyati
13 Januari 2021
SEKODI Bandung Gelar Seri Literasi Bulan Januari 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM–Sekolah Damai Indonesia (SEKODI) Bandung menggelar Pertemuan Mingguan Seri Literasi Bulan Januari 2021 dengan tema Media Sosial dan Perlindungan Data Pribadi.

Acara diskusi seri literasi ini diselenggarakan setiap sabtu pada tanggal 9, 16, 23, 31 Januari via zoom.

Koordinator SEKODI Bandung, Fanny S Alam menyampaikan bahwa target para peserta adalah teman-teman muda yang aktif terlibat dalam penggunaan media sosial beserta konten-konten di dalamnya.

“Tujuan acara ini adalah ingin mengangkat kesadaran teman-teman muda di Bandung serta daerah lainnya akan pentingnya menjaga informasi data pribadi dalam ranah media sosial berbasis berpikir kritis, sehingga dampak-dampak negatif dari sebaran informasi data pribadi dapat direduksi dan meningkatkan kapasitas kehati-hatian teman-teman muda dalam menggunakan media sosial,” terangnya.

Adapun latarbelakang acara ini, Fanny mengungkapkan bahwa perkembangan waktu dan teknologi yang cepat pada masa sekarang membuat masyarakat pada umumnya bergantung kepada gawai yang dimilikinya untuk berkoneksi dan berjejaring bersama teman-teman sebaya, lingkungan keluarga, eksternal, professional, dan bahkan pihak-pihak yang awalnya tidak dikenal sama sekali.

Selain itu, informasi yang beredar dan disebarkan oleh media dan para pengguna gawai menyebabkan masyarakat sangat bergantung pula dengan keberadaan gawainya dengan dukungan teknologi, sehingga hanya dalam hitungan real time dapat berada dalam genggaman sedemikian rupa serta dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan.

Baca juga:   Pemkot Bandung Launching CSRIT, Siap Kawal Keamanan Siber!

“Di sisi lain, penggunaan teknologi dalam gawai yang bersinkronisasi dengan diseminasi informasi yang sangat cepat membuka peluang siapa pun untuk memproduksi berbagai informasi, dari yang benar-terkonfirmasi hingga misinformasi serta disinformasi, serta peluang semakin banyaknya masyarakat yang menerima semuanya, baik dengan saringan yang baik mau pun tidak,” paparnya.

Hal ini pula, sambung Fanny yang membuat banyak masyarakat terpapar dengan kabar tidak benar yang berdampak banyak di kemudian hari. Dapat ditemukan banyak konflik yang terjadi karena sebaran informasi yang tidak benar dan kompeten serta dalam skala besar hal ini akan berimbas kepada rusaknya tatanan persatuan seperti yang sering kita saksikan di banyak media akhir-akhir ini.

“Sebagai contoh, dalam masa pandemi Covid 19 ini, sebaran informasi yang dikategorikan misinformasi yang menjadi misinfodemics cenderung meningkat, sehingga menimbulkan banyak keragu-raguan bagi masyarakat dalam melihat situasi apa yang sebenarnya sedang terjadi serta memungkinkan masyarakat menjadi abai dalam mematuhi protokol kesehatan. Media menjadi ruang untuk menampung serta bagian dari proses produksi informasi,” urainya.

Baca juga:   Gubernur Jabar Akhirnya SK kan Guru Bukan PNS SMA, SMK dan SLB Negeri

Tren penggunaan media sosial, terutama, semakin meningkat, ditambah dengan interaksi secara personal yang terjadi di dalamnya. Tidak hanya sebaran informasi umum, tetapi juga ditambah dengan interaksi komunikasi personal. Hal ini sebenarnya dapat menimbulkan resiko baru bagi masyarakat yang sering berinteraksi dengan media sosial yaitu bocornya data pribadi.

“Permasalahan Era teknologi informasi yang maju saat ini seakan-akan menghilangkan batas antara pembuat dan penerima informasi, serta antar penerima informasi. Media sosial adalah salah satu jembatan yang mendekatkan para penerima informasi serta membukukan banyak proses interaksi yang terjadi di antara mereka. Salah satu hal yang dikhawatirkan adalah sebaran informasi data pribadi yang terkuak di dalam lingkaran mereka,” tandasnya.

Sekilas pertukaran informasi pribadi tampak “tidak terlalu beresiko” karena dilakukan dalam lingkaran orang-orang yang sudah dianggap dekat, akan tetapi dalam lingkup media sosial, interaksi antar mereka yang baru saja kenal dalam waktu dekat dapat mengarah kepada pertukaran informasi data pribadi secara mudah. Padahal, hal tersebut dapat dikatakan beresiko, apalagi jika mereka yang baru saja dikenalnya hanya diketahui lewat jaring media sosial.

Baca juga:   Oded Minta Warga Bandung Tak Sedekahi Pengemis

“Konteks media sosial sebagai media yang mudah dipersonalisasi semakin lebih kental, terutama ketika awalnya media ini ada untuk mengkoneksikan orang-orang dalam lingkungan keluarga dan teman-teman yang sudah sangat dikenal, lalu bergerak kepada lingkungan eksternal yang tidak saling mengenal satu sama lain,” tambahnya.

Hal ini jelas Fanny memerlukan tidak sekedar tahu siapa yang kita sedang hadapi, namun juga kemampuan untuk berpikir kritis tentang penyebaran informasi data pribadi kepada berbagai pihak serta konsekuensinya perlu dipikirkan matang-matang.

“Diskusi Mengenai Media Sosial dan Perlindungan Data Pribadi
Kepedulian terhadap perlindungan data pribadi dalam konteks penggunaan media sosial sudah seharusnya menjadi prioritas, terutama teman-teman muda yang kegiatan sehari-harinya tidak terlepas dari penggunaan media sosial lewat gawai yang dimilikinya,” pungkasnya. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: bandungKomunitasLiterasisekodi


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026
Sidang Doktor Wide Putra
HEADLINE

Wide Putra Ananda Raih Gelar Doktor dengan Cum Laude, Tawarkan Konstruksi Hukum Olahraga untuk Perlindungan Profesi Atlet

28 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.