CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASKESEHATAN

Cegah Penyakit Kronis, Para Wanita Perlu Lakukan Pemeriksaan Rutin

Yatti Chahyati
26 Januari 2021
Cegah Penyakit Kronis, Para Wanita Perlu Lakukan Pemeriksaan Rutin

Ilustrasi (antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Konsultan kebidanan dan ginekolog dari Rumah Sakit Ibu, Noida, India, Dr. Manisha Ranjan, mengatakan 70 persen masalah kesehatan serius yang dialami seorang wanita di usia lanjut sebenarnya dapat dicegah asalkan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

Hal ini mengingat bahwa Laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebutkan 38 persen wanita menderita satu atau lebih penyakit kronis, dibandingkan dengan 30 persen pria.

“Kebanyakan wanita sering mengabaikan masalah kesehatan sehingga diagnosis terhadap penyakit kronis seperti kardiovaskular, kanker dan diabetes yang merupakan penyebab utama kematian wanita, dan sebenarnya dapat dideteksi lebih awal,” terangnya seperti yang dilansir dari antaranews pada Selasa (26/1/2021).

Setiap wanita tanpa mempedulikan usia penting untuk memeriksakan kesehatan sehingga risiko penyakit dapat diminimalkan.

Baca juga:   Ribuan Tautan Ditemukan Menjual Obat Sirop yang Berisiko Merusak Ginjal

Berikut ini adalah beberapa pemeriksaan kesehatan yang penting dilakukan oleh wanita, menurut Indian Express.

11-12 tahun
Vaksinasi human papillomavirus (HPV) dianjurkan bagi semua anak perempuan untuk perlindungan dari jenis HPV yang dapat menyebabkan kanker, seperti kanker serviks.

Human Papillomavirus (HPV) adalah salah satu infeksi virus yang paling umum pada saluran reproduksi dengan sebagian besar pria dan wanita yang aktif secara seksual mengalaminya di beberapa titik dalam hidup mereka.

20 tahun
Kunjungan ke ginekolog untuk pemeriksaan tahunan adalah suatu keharusan. Jika seorang wanita mengamati adanya benjolan di payudara, gejala seperti nyeri di vagina atau pendarahan abnormal dari rahim, maka dia harus segera mengunjungi dokter kandungan.

21-29 tahun
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan bahwa semua wanita yang berada di antara kelompok usia 21 dan 65 tahun harus melakukan tes Pap smear secara berkala.

Baca juga:   Khasiat Teh Bawang Putih yang Belum Banyak Orang Tahu

Namun, National Institutes of Health (NIH) merekomendasikan bahwa anak perempuan di bawah usia 21 tahun belum diwajibkan pap smear.

Pada saat yang sama, mereka juga menyarankan bahwa wanita di atas 65 tahun tidak boleh melakukan Pap smear kecuali dalam keadaan tertentu, seperti hasil abnormal atau peningkatan faktor risiko kanker.

30 tahun
Lanjutkan tes Pap smear dan tes HPV. Jika laporan tes HPV Anda normal, maka perlu melakukan tes Pap smear setiap lima tahun.

40 tahun
Seorang wanita harus mulai melakukan mammogram, rontgen payudara, pada usia ini. Jika kanker payudara terdeteksi tepat waktu, maka kemungkinan kesembuhannya juga menjadi tinggi.

Baca juga:   Makin Bahagia Dengan Gaya Hidup Sehat

Oleh karena itu, mamogram secara teratur sangat penting untuk menemukan kanker payudara sejak dini.

Pastikan Anda tidak menjalani mammogram seminggu sebelum menstruasi karena pada saat ini payudara Anda akan terasa sakit. Hindari memakai parfum atau deodoran pada hari pemeriksaan mammogram.

45-50 tahun
Jalani tes kanker usus besar. Jika Anda mengalami perubahan terus-menerus dalam buang air besar termasuk diare atau sembelit atau pendarahan saat buang air besar, ada kemungkinan Anda sedang melalui tahap awal kanker usus besar. Direkomendasikan untuk mulai melakukan pemeriksaan saat Anda mendekati usia 50.

65 tahun ke atas
Pada usia ini, tulang juga semakin lemah dan seorang wanita harus mulai berbicara dengan dokter mereka tentang konsumsi suplemen kalsium. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kesehatansehatwanita


Related Posts

Pekan TLM PATELKI Jabar ke-40, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Edukasi Gizi
PASJABAR

Pekan TLM PATELKI Jabar ke-40, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Edukasi Gizi

4 Mei 2026
Edukasi PTM, Puskesmas Tamblong Ajak Warga Rutin Cek Kesehatan dan Terapkan Pola Hidup Sehat
PASBANDUNG

Edukasi PTM, Puskesmas Tamblong Ajak Warga Rutin Cek Kesehatan dan Terapkan Pola Hidup Sehat

13 April 2026
DPRD Kota Bekasi reses
PASJABAR

DPRD Kota Bekasi Selesaikan Masa Reses Pertama di Tahun 2026

2 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.