CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Gajah Ternyata Tak Nyaman Ditunggangi

Yatti Chahyati
26 Januari 2021
Gajah Ternyata Tak Nyaman Ditunggangi

Foto: ilustrasi gajah (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Menaiki gajah tunggang menjadi kegiatan wisata yang cukup menarik. Sebab, ada keseruan tersendiri yang dirasakan menaiki hewan bertubuh tinggi-besar tersebut.

Namun, di balik asyiknya wisata gajah tunggang, banyak warga yang tak tahu bahwa naik di punggung gajah berbahaya. Kenapa berbahaya?

Sebab, penungganggnya berpotensi terjatuh jika tak hati-hati ketika gajah berjalan. Apalagi jika sewaktu-waktu gajah berperilaku tak terkendali.

Selain itu, bahaya lain yang tak banyak disadari. Gajah akan merasakan tak nyaman hingga kesakitan ketika punggungnya ditunggangi. Apalagi jika beban yang ada di punggungnya itu melebihi berat tertentu.

Baca juga:   Kawasan Asia Afrika Bandung Padat Wisatawan di Libur Natal dan Tahun Baru

Kenapa? Itu karena gajah memiliki tulang punggung yang mirip sirip ikan. Bentuk tulang punggung itu memanjang ke atas, bukan ke samping.

Hal itulah yang membuat gajah memiliki punggung yang cenderung menonjol. Bahkan, punggung di area dekat lehernya menonjol lebih tinggi.

Menurut paleontolog Museum Badan Geologi Unggul Prasetyo Wibowo, kondisi tulang punggung gajah seperti itu tak hanya ada pada gajah zaman sekarang. Gajah purba pun memiliki struktur tulang punggung yang serupa.

Baca juga:   Kiprah Alumni DKV Unpas Antar Disabilitas Terjun di Industri Kreatif

“Tulang belakang gajah itu di atasnya (bagian punggung) kayak duri. Dia kayak (tulang ikan) ikan bagian atasnya,” kata Unggul.

Ketika bagian punggungnya diberi beban, hal itu akan membuatnya merasa tak nyaman. Yang paling berbahaya adalah tulang punggung itu rawan patah jika beban di atas punggungnya berlebihan. Jika tulang punggung itu sampai patah atau cedera, tentu si gajah akan merasakan kesakitan luar biasa.

Baca juga:   UPI Kerja Sama dengan 2 Universitas di Jepang untuk Pelatihan Angklung

Karena itu, kamu diharapkan berpikir ulang jika ingin menaiki gajah tunggang. Namun, jika tetap ingin menaiki gajah tunggang, sebaiknya kamu menyampaikan permintaan pada sang pawang.

Kamu bisa meminta naik di area yang tergolong aman untuk ditunggangi, yaitu di area lehernya. Bagian ini tergolong aman dinaiki, tapi tentu dengan batasan beban tertentu. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: gajahgajah tunggangGeologi


Related Posts

Ahli ITB
HEADLINE

Ahli ITB Ungkap Ancaman Gunung Tertidur di Indonesia

7 Desember 2025
Ulas Tuntas Geologi Untuk Pembangunan Berkelanjutan
PASJABAR

Ulas Tuntas Geologi Untuk Pembangunan Berkelanjutan

28 Maret 2021
14 Jam, Merapi Semburkan 36 Kali Awan Panas Guguran
PASNUSANTARA

14 Jam, Merapi Semburkan 36 Kali Awan Panas Guguran

28 Januari 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.