CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

Mei Ingin Menginspirasi Lewat Tulisan

Tiwi Kasavela
1 Februari 2021
Mei Ingin Menginspirasi Lewat Tulisan

Meilani Wulan Nur Azizah (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Menjadi penulis adalah cita-cita dari Meilani Wulan Nur Azizah, yang biasa dipanggil Mei atau Wulan.

Selain karena hobi, dengan menulis Mei juga ingin bisa memberikan manfaat dan membuat orang lain berkembang lewat tulisan yang ia buat meskipun tanpa saling mengenal, berkomunikasi, dan bertemu secara langsung.

Saat Ini, Mei juga telah berhasil menerbitkan sebuah buku ontologi puisi dengan judul Luka Terdalam.

“Selain hobi menulis, aku juga senang menggambar, karena dengan menulis dan menggambar aku bisa mengekspresikan diri dan apa yang dirasa saat itu sehingga jika sedang tidak baik, dengan melakukan hobi tersebut mampu mengembalikan mood aku kembali dan tentunya bisa beraktivitas dengan baik,” terang gadis yang lahir di Bandung, 14 Mei 2004.

Mei pun menambahkan bahwa kita juga harus menerima bahwa diri kita tidak selalu baik-baik aja.

Baca juga:   Unpad Siapkan Layanan Isolasi Mandiri untuk Sivitas Akademik

“Ada saat dimana mood berantakan dan yang dikerjakan rasanya salah. Malah Ngeblamming diri sendiri yang nantinya bakal negatif thinking sehingga menurunkan self esteem diri kita. Penting banget buat ngenalin diri apa yang kita sukai terutama hobi. Semakin kita mengenal diri kita semakin kita mengenal Tuhan,” terang pemilik motto belajar, berdoa, dan berusaha.

Mei pun berharap kedepannya, ingin memberikan banyak dampak positif bagi dirinya dan orang lain. Terlebih ingin lebih peka terhadap sesama karena kepekaan itu yang membuat manusia bisa saling mengerti, menerima, dan memaafkan.

“Untuk kesibukan, karena sekarang kelas XII, aku lagi mempersiapkan beberapa seleksi untuk menunjang ke tingkat selanjutnya. Mengikuti kegiatan dan latihan pramuka perminggu, serta mengajar bermain sama anak jalan,” Terang siswa MA Al-Inayah Bandung kelas XII IPA.

Baca juga:   Ridwan Kamil Ajak Mahasiswa dan Pelajar Perkuat Persatuan

Adapun soal tokoh idola, Mei berkata bahwa sebenarnya ia memiliki banyak tokoh idola dari berbagai latar belakang. Namun satu yang paling ia kagumi adalah Siti Mariam, yang merupakan public figure di zaman nabi.

“Beliau wanita yang kuat, menghadapi masalah dengan sabar, dan dari beliau aku belajar bagaimana kita harus berserah bukan pasrah kepada Tuhan, karena berserah dan pasrah itu beda definisi,” jelasnya penyuka warna Abu-abu dan biru.

Pemfavorit Nasi goreng ini juga berkata bahwa ia banyak terinspirasi dari orang-orang disekelilingnya entah yang memberikan dampak positif ataupun tidak, karena hal tersebut mampu membuatnya belajar mana yang harus dipertahankan atau yang harus ditinggalkan.

“Aku juga selalu bersemangat dalam menjalani hidup karena yakin bahwa bersama kesulitan, terdapat kemudahan, begitu juga sebaliknya sebagaimana QS Al Insyirah, sehingga jadi tetap berusaha sebaik mungkin, karena kita tidak bisa mengendalikan respon orang atau hasil yang bisa kita kendalikan adalah sikap, usaha, dan respon kita kepada orang,” paparnya.

Baca juga:   Rizki Selalu Berusaha Menjaga Iman, Ilmu dan Amal

Anak ke dua dari tiga bersaudara ini juga mengatakan bahwa ia selalu bersemangat dalam menjalani hidup, karena memiliki tujuan dan ibadah. Karena ada yang menyampaikan bahwa sebaik-baik manusia adalah yg bermanfaat bagi manusia lainnya. Sehingga harus terus mengejar untuk bertumbuh lebih baik.

“Terakhir aku juga ingin menyampaikan untuk teman-teman bahwa apapun yang sedang kamu hadapi sekarang, tetap semangat ya! Kamu ngga sendiri. Terima saja emosi negatif diri kita jangan sampai menjadi toxic positifity yang nantinya malah bikin kita terpenjara,” tandasnya menutup perbincangan. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: FOKABprofil siswasiswa


Related Posts

Arshanda, Terus Belajar dan Berproses dalam Memahami Hidup
PASKREATIF

Arshanda, Terus Belajar dan Berproses dalam Memahami Hidup

10 Juli 2025
Cinta Gambar Sejak Kecil,  Rifa Naysila, Bercita-cita Jadi Arsitek
PASKREATIF

Cinta Gambar Sejak Kecil, Rifa Naysila, Bercita-cita Jadi Arsitek

10 Juli 2025
Sabil : Dari Musik, Game dan Cerita Bahagia Bersama Teman
PASKREATIF

Sabil : Dari Musik, Game dan Cerita Bahagia Bersama Teman

10 Juli 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.