BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Gelandang muda Persib Bandung Saiful dirundung duka. Rumah yang jadi tempat tinggalnya di Karawang kebanjiran.
“Iya, rumah kebanjiran semua. Tapi sekarang mah sudah surut,” kata Saiful, Selasa (9/2/2021).
Awal banjir menurutnya terjadi pada Minggu (7/2/2021) dini hari. Saat itu, banjir sempat mencapai selutut. Kebetulan, saat itu ia memang belum tidur.
“Saya enggak tidur, soalnya tengah malam (hujan deras), jadi jaga-jaga,” ungkapnya.
Ia sengaja berjaga-jaga saat itu karena memang tempat tinggalnya kerap kebanjiran. Jadi, ketika hujan deras, ia selalu dihantui rasa was-was.
Meski banjir, diakuinya barang-barang berharga sudah lebih dulu diselamatkan. Semua dipindahkan ke area yang lebih tinggi. Hal itu dilakukan karena ia sudah terbiasa.
Namun, ia bersyukur karena banjir kali ini tak sedahsyat beberapa tahun lalu yang pernah dialaminya. “Ini enggak parah. Yang parah 2010, ketinggiannya hampir segenting,” jelas Saiful.
Ia sendiri masih dinaungi rasa was-was hingga kini. Sebab, air kerap kali kembali naik setelah sempat surut. Apalagi, saat ini hujan masih kerap terjadi dengan intensita tinggi.
Saiful berharap cuaca segera membaik. Sehingga, ia dan keluarganya bisa hidup nyaman tanpa dihantui bayang-bayang kebanjiran.
Saiful dan keluarganya pun sejauh ini belum berencana pindah tempat tinggal. Sebab, di sana ia masih ngontrak dan belum punya cukup uang untuk pindah. (ors)







