CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Soal Situs Porno di Buku, Kadisdik Jabar Surati Kemendikbud dan Kemeninfo

Yatti Chahyati
11 Februari 2021
Soal Situs Porno di Buku, Kadisdik Jabar Surati Kemendikbud dan Kemeninfo

buku sosiologi. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kadisdik Jawa Barat Dedi Supandi berharap insiden dimuatnya situs porno pada buku pelajaran Sosiologi kelas XII MA/SMA tak terulang. Ia meminta pihak terkait di Kemendikbud dan penulis buka untuk lebih hati-hati.

Permintaan itu menurutnya akan dicantumkan dalam surat yang dikirim ke Kemendikbud dan ditembusken ke Kementerian Kominfo. Selain berisi permohonan agar situs yang memuat situs porno diblokir, pihaknya berpesan agar Kemendikbud dan penulis buku lebih jeli.

Baca juga:   Unpad Kukuhkan Tujuh Guru Besar Baru

Dedi mengatakan, buku tersebut terbit pada 2010 lalu. Saat itu, situs di buku yang menyatakan menjelaskan tentang Kampung Naga, mungkin benar. Sedangkan situs itu seiring waktu justru berbah menjadi situs porno.

Saat ditelusuri, situs porno itu sebenarnya tidak memiliki alamat seperti yang tercantum di buku Sosiologi. Namun, mengetik alamat situs tersebut, justru secara otomatis diarahkan untuk membuka situs baru yang berisi komik mengandung unsur pornografi.

Baca juga:   Quick Count Menang, Erwan Setiawan Sujud Syukur

“Sebetulnya buku ini terbit tahun 2010. Mungkin pada saat penerbitan buku ini, benar si alamatnya ini. Tapi sekarang karena tidak aktif atau bagaimana, bisa begitu (berubah jadi situs porno),” kata Dedi di Kantor Disdik Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (10/2/2021).

Karena itu, ia meminta penulis buku pelajaran tak lagi mencantumkan situs yang bukan berasal dari situs resmi atau milik pemerintah. Sehingga, potensi kejadian serupa diharapkan tak terulang.

Baca juga:   Peresmian SLB Negeri di Indramayu, Kadisdik Jabar: Keterbatasan Jangan Dijadikan Hambatan

“Kalau misalnya merujuk (pemuatan situs) itu, gunakan situs resmi yang diterbitkan pemerintah. Sehingga tidak terjadi seperti ini lagi,” jelas Dedi. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: buku sosiologikadisdik jabarkemendikbudkemeninfositus porno


Related Posts

aturan SPMB
HEADLINE

Aturan SPMB Diluncurkan, Dapodik Akan Dikunci Satu Bulan Sebelum Pengumuman

5 Maret 2025
kadisdik jabar
PASJABAR

Evaluasi PPDB Jabar 2024, Kadisdik Adakan Pertemuan dengan FKKS Kota Bandung

2 Agustus 2024
Kadisdik Jabar
PASJABAR

Pesan Plh. Kadisdik Jabar: Jangan Putus Semangat dalam Meraih Mimpi

19 Juli 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.