CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Covid -19 Buat Anak Kecanduan Gawai, Disdik : Konsekuensi

Yatti Chahyati
23 Maret 2021
Pemprov Jabar Serahkan Kuota dan Peminjaman Tablet Untuk Siswa SMA

ilustrasi (pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Banyak anak kecanduan gawai, Pemkot Bandung hanya bisa beri himbauan. Hal ini lantaran siswa memang dituntut untuk belajar menggunakan gawai selama pandemic Covid-19.

“Anak yang sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain gawai, merupakan satu konsekuensi dari kebijakan yang dikeluarkan pemerintah,” ujar Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, kepada wartawan, Senin (22/3/2021).

Seperti diketahui, sejak pandemi covid 19 menyergap Indonesia, pelajaran yang disampaikan dari jarak jauh, menggunakan gawai. Sehingga, mau tidak mau anak-anak jadi lebih sering beraktivitas dengan menggunakan gawai. “Ya mau bagaimana lagi,” sambung Yana.

Yana mengatakan, yang bisa dilakukannya, hanyalah memberikan himbauan agar orang tua bisa mengawasi anaknya, sehingga mereka hanya menggunakan gawai ketika dibutuhkan saja.

Baca juga:   Bitchat, Inovasi Komunikasi Nirkabel Baru dari Jack Dorsey

Meski demikian, Yana mengakui, tidak mudah mengawasi anak agar menggunakan gawai seperlunya.

“Kan tidak semua orang tua bisa memantau aktifitas anaknya di rumah. Ketika mereka menggunakan gawai, kan orang tuanya sedang bekerja, jadi jamnya bentrok. Ya kalau ada yang beruntung bisa dipantau orang tua nya. Kalau tidak ya mereka beraktifitas sendiri,” katanya.

Di sini lain, Yana juga meminta Dinas Pendidikan (Disdik Kota Bandung) untuk bisa memberikan dan menyampaikan materi dengan lebih beragam. Agar anak-anak tidak bosan dengan pembelajaran jarak jauh.

“Walaupun memang pada akhirnya, mereka tetap akan menggunakan gawai. Tapi setidaknya, harus dengan pola yang baik,” terangnya.

Baca juga:   Nomor Penting Puskesmas Covid-19 Di Bandung

Disinggung mengenai rencana Pemkot Bandung untuk mempercepat proses belajar tatap muka, Yana mengatakan itu sangat bergantung pada kebijakan pusat.  “Ya, sedikit sedikit kita kurangi penggunaan gawai. Tapi semua bergantung kebijakan pusat,” tuturnya.

Dihubungi terpisah, kepala Dinas Pangan dan Pertanian ( Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan ketertarikan anak-anak di kota Bandung terhadap gawai, menghambat program chikenisasi

“Kemarin pada tahap pertama, sebetulnya sudah kita siapkan untuk tahap berikutnya. Cuman pas mau digulirkan ketemu sama pandemi, jadi sulit untuk mengkoordinasikan dengan anak-anak karena harus ada pendampingan dan sosialisasi,” kata Gin Gin.

Baca juga:   Pemkot Bandung Raih Penghargaan dari Kementerian Keuangan

Gin Gin juga akan kembali berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung untuk membahas kembali keberlanjutan program ini.

“Kita koordinasikan sama Disdik, sementara Disdik menunda dulu, padahal dari sisi chicken atau DOC sudah kita siapkan. Enggak tahu pas nanti normal kembali pas tatap muka (dilanjutkan lagi),” ujarnya.

Meski program ini terkendala karena pandemi COVID-19, Gin Gin menyebut DOC untuk program ini digunakan di program Urban Farming yang dimana DOC tersebut disalurkan langsung kepada warga.

“DOC kita kemarin siapkan indukan, sudah banyak DOC, cukup untuk anak sekolah. Karena ditunda, DOC nya diberikan kepada kelompok Urban Farming dan Buruan Sae,” jelasnya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19disdik kota bandungpemkot bandung


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.