CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Bali Bakal Menjadi Sentra Wisata Berbasis Kesehatan

Tiwi Kasavela
2 April 2021
Bali Bakal Menjadi Sentra Wisata Berbasis Kesehatan

Bali Bakal Menjadi Sentra Wisata Berbasis Kesehatan. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mencanangkan pengembangan wisata berbasis kesehatan di Bali sebagai segmen strategis yang bisa menjadi salah satu produk unggulan pariwisata di Indonesia.

Saat menghadiri Webinar Nasional “Medical Tourism Integrative Medicine for Post Covid Recovery Program and Recover Bali Tourism” yang diselenggarakan secara hybrid dari Universitas Udayana, Bali, Rabu (31/3/2021), Sandiaga mengatakan akan menjadikan Bali sebagai sentra wisata berbasis kesehatan.

“Bali ini akan menjadi sentra wisata medis, Bangga Buatan Indonesia berarti juga bangga berwisata medis di Indonesia,” kata Menparekraf Sandiaga.

Wisata berbasis kesehatan, dikatakan Sandiaga, dapat dikembangkan dengan basis budaya. Selain itu, pengembangan wisata tersebut dapat melibatkan berbagai pihak salah satunya desa wisata.

Baca juga:   Jawaban Menkeu Sri Mulyani Soal Isu Dirinya Mundur dari Kabinet Jokowi

“Wisata medis ini diharapkan bisa menjadi pilar yang kita harapkan menebar semangat di tengah-tengah pandemi. Setelah pandemi, lewat wisata medis kita menebar harapan, dan membuka peluang (lapangan kerja),” katanya dalam rilis yang diterima PASJABAR, Kamis (1/4/2021).

Peluang dari sektor pariwisata ini sebenarnya telah dikembangkan sejak 2012, namun belum digarap secara maksimal. Sehingga Kemenparekraf/Baparekraf berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mengembangkan sektor wisata berbasis kesehatan ini.

“Pada akhir tahun 2020, Kemenparekraf/Baparekraf bersama Kementerian Kesehatan telah melaksanakan pembaharuan dari Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama untuk mengembangkan wisata kesehatan, medis, kebugaran, dan herbal di Indonesia sebagai salah satu produk wisata unggulan Indonesia,” ujar Sandiaga.

Baca juga:   Protokol CHSE Diterapkan Dengan Baik di Industri Event dan MICE

Pengembangan wisata kesehatan merupakan langkah strategis yang ditujukan dalam rangka mendorong pergerakan wisatawan nusantara untuk memanfaatkan fasilitas dan layanan kesehatan berkualitas di dalam negeri. Serta meningkatkan jumlah wisatawan asing nantinya untuk mendapatkan layanan kesehatan di Indonesia

Selain berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait, Sandiaga menyebutkan ada beberapa langkah yang ditempuh pemerintah dan pihaknya untuk mengembangkan potensi wisata medis ini. Di antaranya pembangunan beberapa rumah sakit bertaraf Internasional di Bali.

“Selain itu, kita juga akan merancang karantina dan isolasi dengan nuansa wisata. Jadi saat menjalani isolasi selama lima hingga 10 hari tersebut, wisatawan akan diajak untuk ikut yoga, belajar tarian tradisional khas Bali, dan juga menyaksikan pertunjukan seni dan gamelan,” jelas Sandiaga.

Baca juga:   Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Relaksasi Hiburan dan Wisata di Bandung   

Rektor Universitas Udayana, A.A. Raka Sudewi menilai pengembangan Bali sebagai sentra wisata berbasis kesehatan adalah suatu hal yang tepat. Sudewi menyatakan pihaknya akan ikut serta berkolaborasi mengembangkan sektor wisata medis di Bali.

“Kita juga akan berkolaborasi untuk berusaha mempercepat pemulihan pasien COVID-19 dan semoga pandemi cepat berlalu. Sehingga ekonomi Bali dan nasional dapat segera pulih kembali,” ucap Sudewi.

Selain Menparekraf Sandiaga dan Raka Sudewi, webinar ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo; Direktur Wisata Alam, Budaya, dan Buatan Kemenparekraf/Baparekraf, Alexander Reyaan; Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati; dan Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: balikesehatanSentrawisata


Related Posts

Pekan TLM PATELKI Jabar ke-40, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Edukasi Gizi
PASJABAR

Pekan TLM PATELKI Jabar ke-40, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Edukasi Gizi

4 Mei 2026
Edukasi PTM, Puskesmas Tamblong Ajak Warga Rutin Cek Kesehatan dan Terapkan Pola Hidup Sehat
PASBANDUNG

Edukasi PTM, Puskesmas Tamblong Ajak Warga Rutin Cek Kesehatan dan Terapkan Pola Hidup Sehat

13 April 2026
braga asia afrika
HEADLINE

Wisata Braga dan Asia Afrika Bandung Masih Dipadati Pengunjung

25 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.