CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Pemerintah Siapkan Opsi Pariwisata Dalam Bingkai PPKM

Tiwi Kasavela
3 April 2021
Pemerintah Siapkan Opsi Pariwisata Dalam Bingkai PPKM

Pemerintah Siapkan Opsi Pariwisata Dalam Bingkai PPKM. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy untuk membahas persiapan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif selama menghadapi momentum libur lebaran.

“Kami berkoordinasi berkenaan dengan topik-topik terkini, salah satunya mengenai mudik dan kami secara tegas menyampaikan dan memberikan pesan kepada masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif bahwa kami siap untuk mendukung keputusan pemerintah. Dan, sekarang kami menyiapkan opsi-opsi staycation, opsi-opsi pariwisata dalam bingkai PPKM skala mikro termasuk juga penyediaan produk-produk ekonomi kreatif untuk mengganti kehadiran secara fisik masyarakat di kampung halaman,” kata Menparekraf setelah pertemuan tersebut di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, di Jakarta Pusat, Kamis (1/4/2021).

Baca juga:   Kaprodi PWK Unpas Sebut Perpindahan Ibu Kota Bisa Siap Dalam 2 Tahun

Kunjungan kali ini, Menparekraf didampingi oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo dan Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, R. Kurleni Ukar.

Dalam pertemuan itu, Menparekraf membahas pariwisata berbasis cagar budaya. Daerah yang menjadi perhatian MenkoPMK adalah Nias, Sumba, Borobudur, dan beberapa destinasi wisata lainnya, agar bisa terintegrasi dalam satu konsep yang lebih holistik.

KemenkoPMK dikatakannya masih dalam lingkup budaya, sehingga pihaknya mendorong Kemenparekraf agar membuat film-film berbasis etno dan pariwisata berbasis budaya, karena nature and culture sekarang menjadi pilihan utama para wisatawan yang mendorong kualitas lingkungan yang berkelanjutan.

“Kebetulan Pak MenkoPMK juga sangat mendukung industri perfilman, jadi saya ingin mengajak Pak MenkoPMK sebelum Ramadhan kita pilih lokasi untuk menyampaikan pesan kepada insan perfilman bahwa pemerintah hadir untuk mendukung industri perfilman, dan tentunya dengan protokol CHSE yang ketat dan disiplin,” ujarnya dalam rilis yang diterima PASJABAR, Jum’at.

Baca juga:   Bapak BPD : Hak dan Kewajiban BPD Belum Berjalan Baik

Dalam kesempatan itu, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo menambahkan Kemenparekraf sedang merumuskan beberapa program stimulus yang didorong menggunakan dana PEN, terutama dari sisi pariwisata yang sedang mempersiapkan paket-paket diskon pariwisata, dengan mekanisme yang memperhatikan keselamatan.

“Kemudian, untuk para pekerja ekonomi kreatif di industri perfilman juga sedang dirumuskan, dengan menampung masukan dari mereka, termasuk kita juga mendorong CHSE agar diterapkan di bioskop. Mas Sandi dan Pak MenkoPMK juga akan mengunjungi secara langsung bioskop dan bagaimana menonton dengan aman. Di samping itu juga kita sedang mendorong usulan-usulan untuk mendukung produksi film Indonesia, khususnya yang berbasis budaya, dan bagaimana ini supaya bisa mencerminkan Indonesia di mata dunia,” kata Angela.

Baca juga:   Pemprov Jabar dan Sumatera Barat Jalin Kerja Sama di Sektor Pariwisata dan UMKM

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, mengatakan meskipun momentum mudik libur lebaran ditiadakan, tetapi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tetap perlu digeliatkan dengan memilih destinasi yang ada di wilayah masing-masih dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Harus diketahui, bahwa tujuan kita meniadakan mudik memang untuk menekan penyebaran dan penularan COVID-19, tapi bukan membuat kegiatan ekonomi khususnya di sektor parekraf juga terhenti,” kata MenkoPMK Muhadjir. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: OpsipariwisatapemerintahPPKM


Related Posts

Perkuat SDM Pariwisata, 483 Skema Okupasi Nasional Diluncurkan
PASNUSANTARA

Perkuat SDM Pariwisata, 483 Skema Okupasi Nasional Diluncurkan

25 April 2026
Miss Tourism World 2026
PASHIBURAN

Wagub Dukung Sophia Rebecca Harumkan Jawa Barat di Miss Tourism World 2026

10 April 2026
ilustrasi pemantauan hilal. (Dreamina AI)
HEADLINE

Persiapan Ramadhan 1447 Hijriah: Muhammadiyah dan Persis Telah Menetapkan Tanggal Puasa, Sementara Pemerintah Masih Menunggu Hasil Sidang Isbat

16 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.