CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASDUNIA

Penerima Vaksin Jhonson & Jhonson di AS Alami Kelainan Langka

Tiwi Kasavela
14 April 2021
Penerima Vaksin Jhonson & Jhonson di AS Alami Kelainan Langka

Ilustrasi (antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

WASHINGTON, WWW.PASJABAR.COM– Amerika Serikat meminta Vaksin COVID 19 Jhonson & Jhonson dihentikan penggunaanya, hal ini karena sebabkan kelainan langka pada penerima.

Per 12 April lebih dari 6,8 juta dosis vaksin COVID-19 Johnson & Johnson telah diberikan di AS.

Saham perusahaan itu terjun bebas, turun 3 persen sebelum pembukaan perdagangan.

Permintaan dari regulator AS muncul kurang dari sepekan setelah regulator obat Eropa menyebutkan bahwa pihaknya sedang meninjau kasus pembekuan darah langka pada empat penerima vaksin di AS.

Baca juga:   Ketegangan Geopolitik Memuncak, Iran Belum Putuskan Partisipasi di Piala Dunia 2026

Badan kesehatan federal Amerika Serikat pada Selasa (13/4/2021) meminta agar penggunaan vaksin COVID-19 dosis tunggal Johnson & Johnson dihentikan.

Dilansir dari Reuters dan Antara, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) akan mengadakan pertemuan pada Rabu guna meninjau kasus tersebut.

Semua enam penerima vaksin adalah perempuan antara usia 18-48 tahun.

Baca juga:   Mengenal Pulau Greenland yang akan Dicaplok Donald Trump

Seorang perempuan meninggal dan satu lagi di Nebraska dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis, seperti dilansir New York Times, mengutip pejabat.

CDC dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) melalui pernyataan bersama mengatakan bahwa insiden buruk tampaknya sangat jarang terjadi saat ini. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Amerika Serikatkelainan langkaVaksin COVID 19 Jhonson & Jhonson


Related Posts

Foto: Pavlo Gonchar/SOPA Images/LightRocket via Getty Images
HEADLINE

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

1 Mei 2026
Gianni Infantino menegaskan Iran akan tampil di Piala Dunia 2026 dan bermain di Amerika Serikat. (Karim JAAFAR / AFP)
HEADLINE

Gianni Infantino Pastikan Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026, Bermain di Amerika Serikat Sesuai Jadwal

1 Mei 2026
Timnas Iran. (Foto: AFP)
HEADLINE

Ketegangan Geopolitik Memuncak, Iran Belum Putuskan Partisipasi di Piala Dunia 2026

29 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.