CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Stok Pangan di Kota Bandung Jelang Lebaran Dipastikan Aman

Tiwi Kasavela
10 Mei 2021
Stok Pangan di Kota Bandung Jelang Lebaran Dipastikan Aman

Stok Pangan di Kota Bandung Jelang Lebaran Dipastikan Aman. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM–Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memantau stok, harga, dan keamanan pangan di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin (10/5/2021).

Menurut Yana, Pemerintah Kota Bandung memastikan persediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah ini aman. Kendati ada kenaikan harga, hal itu masih dalam batas wajar.

Saat pemantauan, Yana didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), Elly Wasliah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Gin Gin Ginanjar, dan Dirut PD Pasar Bermartabat Kota Bandung R. Herry Hermawan.

Pada kesempatan itu, Yana memantau satu per satu pedagang. Mulai dari beras, sayuran, daging, ikan, hingga telur.

Ia pun menyempatkan berdialog dengan para pedagang. Yana menanyakan harga dan ketersediaan stok menjelang lebaran, serta mengingatkan protokol kesehatan kepada pedagang dan pembeli.

Baca juga:   Didi Turmudzi Kembali Terpilih Menjadi Ketua Paguyuban Pasundan Periode 2020-2025

Pada peninjauan itu, DKPP Kota Bandung juga menerjunkan tim untuk mengecek keamanan pangan untuk memberikan jaminan pangan tak mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan.

Yana mengungkapkan, ada beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Namun ada juga yang turun.

Tetapi baginya, pasokan menjelang lebaran aman dan tersedia. Termasuk pembeli pun lebih banyak dibanding tahun lalu.

“Komoditas yang naik itu seperti daging ayam, daging sapi, cabe tanjung. Kata para pedagang kenaikan harga ini biasa, tren menjelang hari besar,” kata Yana dalam rilis yang diterima PASJABAR, Senin.

“Kalau yang turun seperti telur dari Rp26 ribu jadi sekitar Rp23 ribu, bawang putih, bawang merah stabil,” lanjutnya.

Menurutnya, jika kenaikan harga terjadi karena kelangkaan, Pemkot Bandung bisa menyuplainya. Tetapi ini merupakan momen jelang lebaran. Kenaikannya pun dinilai tidak terlalu tinggi.

Baca juga:   Tak Jadi Wakil Wali Kota Bandung, PKS Enggan Jadi Oposisi

“Kelihatanya tidak (melakukan operasi pasar), karena pasokannya banyak, cukup. Seperti telur itu kecenderungannya kemarin naik karena banyak yang bikin kue. Sekarang turun lagi karena bikin kuenya sudah selesai,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah mengakui, ada kenaikan harga komoditas di pasar, seperti daging ayam, daging sapi, cabe tanjung, hingga kentang.

Di awal Ramadan, daging ayam dijual Rp40 ribu. Namun saat ini naik menjadi Rp42 ribu per kilogram.

Daging sapi yang sebelumnya Rp130 ribu per kilogram naik menjadi Rp140 ribu per kilogram. Cabe tanjung yang sebelumnya Rp50-60 ribu, naik menjadi Rp70-80 ribu.

“Ini karena ritual menjelang lebaran. Pasokan aman tersedia. Tadi dari DKPP sudah memeriksa beras, tidak ada klorin. Ayam tidak ada borax. Itu semua aman,” ucapnya.

Baca juga:   Ilham Habibie Dukung Kenaikan Insentif RT/RW di Jawa Barat

Menurut Elly, kenaikan tersebut dinilai relatif wajar karena pasokan aman. Sehingga tidak diperlukan operasi pasar.

Namun jika memang pasokan berkurang dan harga tidak terkendali, maka Disdagin akan turun tangan.

“Tapi ini pasokan aman dan tersedia dan harga relatif stabil, tidak terlalu tinggi,” jelasnya.

Elly memprediksikan, konsumen akan mulai berbelanja ke pasar, puncaknya H-2 Lebaran. Karena masyarakat mulai memasak untuk Hari Raya Idul Fitri pada H-2 sampai H-1. Para pedagang pun sudah bersiap untuk itu.

“Kalau lebaran Kamis, berarti Selasa puncaknya. Para pedagang menyampaikan ada kenaikan jumlah pembeli dibandingkan tahun kemarin. Tapi ini juga belum kembali ke normal karena ini masih masa pandemi Covid-19,” ucapnya. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: wakil wali kota bandung


Related Posts

Wakil Wali Kota Bandung ditahan
PASBANDUNG

Wakil Wali Kota Bandung Segera Ditahan? Jaksa Tunggu Restu Mendagri

25 Januari 2026
Wakil Wali Kota Bandung
HEADLINE

Kuasa Hukum Beberkan Tujuh Poin Praperadilan Wakil Wali Kota Bandung

7 Januari 2026
Wali Kota Bandung Farhan
HEADLINE

Wali Kota Bandung Farhan Fokus Jaga Stabilitas Layanan Publik

11 Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.