CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Persib Sulit Jadi Tim Kompak, Ini Alasannya

Yatti Chahyati
9 Juli 2021
Mohammed Rashid Datang, Beckham Terbuang?

Beckham Putra. (foto : Official Persib)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Persib Bandung sulit menjadi tim kompak dan tangguh. Hal ini diakui pelatih Robert Alberts. Apa penyebabnya?

Kondisi ini tidak terlepas dari ketidakpastian kompetisi. Beberapa kali persiapan yang dilakukan mengalami kendala akibat kompetisi tak jelas.

Bahkan, Liga 1 2021/2022 yang semula dijadwalkan digelar 9 Juli ini, ditunda hingga akhir Juli. Bahkan, ada wacana kompetisi diundur hingga Agustus.

Tak hanya itu, sejak PPKM Darurat diberlakukan, Persib juga ikut menyesuaikan diri. Tidak ada latihan bersama seperti biasanya.

Baca juga:   Pemain Persib Tyronne del Pino Ungkap Kondisinya Usai Sakit

Sebaliknya, para pemain hanya menjalani latihan mandiri. Mereka diberi program untuk dijalankan sendiri di rumah.

Hal ini jelas berdampak pada sulitnya membentuk kekompakan tim yang berimbas terhadap ketangguhan skuat ‘Maung Bandung’. Sebab, waktu pemain untuk bersama-sama justru berkurang di tengah persiapan menatap kompetisi.

Apalagi, Persib punya dua pemain baru, yaitu Mohammed Rashid dan Marc Klok. Mereka hanya sempat dua kali berlatih, setelah itu para pemain langsung menjalani latihan mandiri.

Baca juga:   Tim Saingan Berat Persib di Liga 1 Versi Robert Alberts

“Jika tidak (ada penundaan Liga 1 dan PPKM Darurat), kami bisa membangun (kekuatan tim). Tidak hanya kebugaran pemain, tapi juga dari segi pemahaman antara satu pemain dengan pemain lainnya di dalam tim,” kata Robert.

Pria asal Belanda itu pun berharap segera ada kepastian kapan kompetisi digelar. Selain itu, jangan lagi ada penundaan atau jadwal kick off kembali molor.

Baca juga:   TC di Batam Puaskan Miljan Radovic

Robert mengaku tak ingin persiapan yang dilakukan berakhir sia-sia seperti yang dialami sebelum-sebelumnya. Sehingga, tim bisa dipersiapkan lebih matang dan kompak.

“Kita perlu memperhatikan dengan baik karena tidak mungkin setiap kami mulai persiapan, tiba-tiba semuanya harus terhenti dan saya harus bilang, itu akan sangat mengecewakan,” jelasnya.

“Saya masih kesulitan dalam memahami kebijakan ini karena melihat negara lain, sangat berbeda,” tandas Robert. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pelatih persibrobert alberttim persib


Related Posts

marc klok
HEADLINE

Marc Klok Bongkar Amarah Bojan Hodak di Ruang Ganti

1 Mei 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Sisi Mengerikan Bhayangkara FC yang Bikin Bojan Hodak Waspada

30 April 2026
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (foto: Instagram Bojan Hodak)
HEADLINE

Apa Kabar Kontrak Bojan Hodak?

9 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.