CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 14 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASDUNIA

Kekerasan di Sahel Kian Marak, Korban Tewas Berjatuhan

Tiwi Kasavela
20 Agustus 2021
Kekerasan di Sahel Kian Marak, Korban Tewas Berjatuhan

Ilustrasi (antaranews)

Share on FacebookShare on Twitter

OUAGADOUGOU, WWW.PASJABAR.COM–
Kekerasan di Sahel, lahan gersang yang berbatasan dengan ujung selatan Gurun Sahara. Kian marak dalam beberapa tahun terakhir meski terdapat ribuan pasukan PBB, regional dan Barat.

Kekerasan yang berpusat di perbatasan Mali, Niger dan Burkina Daso. Telah menewaskan ribuan warga sipil dan membuat jutaan orang mengungsi sejak 2018.

Dilansir dari Reuters dan Antara, belum lama kelompok bersenjata menewaskan 37 warga sipil. Termasuk 14 anak, dalam serangan di sebuah desa di Niger.

Baca juga:   Film “Avatar: Fire and Ash” Catat Debut Global Terbesar Kedua 2025

Sementara itu, serangan di Mali pada Kamis (19/8/2021) menyebabkan 15 tentara tewas.

Sahel menjadi kacau akibat pengambilalihan oleh anggota yang terkait al Qaeda pada 2012 di Mali utara.

Setahun kemudian Prancis melakukan intervensi untuk memukul mundur mereka. Namun. Kelompok ekstremis bersenjata sudah berkumpul kembali dan memperluas operasinya. Sehingga membuat wilayah Sahel yang luas tak terkendalikan.

Baca juga:   Ini Dia Hasil Liga Champions, Tottenham Susul Liverpool

Korban tewas akibat serangan terhadap warga sipil dan militer di Burkina Faso utara bertambah menjadi 80 orang, demikian pernyataan pemerintah pada Kamis (19/8/2021).

Serangan terjadi pada Rabu (18/8/2021) ketika kelompok ekstremis menyerbu konvoi warga sipil yang dikawal oleh polisi militer di dekat Kota Arbinda, terbaru dalam serentetan serangan di seluruh kawasan Sahel Afrika Barat Agustus ini.

Baca juga:   Indonesia Pastikan Satu Juara di All England 2022 Ini Kelemahan The Daddies

Sebanyak 59 warga sipil, enam milisi pro pemerintah dan 15 polisi militer tewas, kata pemerintah dan militer, Kamis. Sebelumnya pada Rabu jumlah korban tewas hanya 47 orang.

Menurut pasukan keamanan, 80 ekstremis juga ikut tewas. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Kekerasan di Sahel


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.