CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

PT Samudera Indonesia Sumbang 60 Tabung Oksigen

Tiwi Kasavela
26 Agustus 2021
PT Samudera Indonesia Sumbang 60 Tabung Oksigen

Penyerahan bantuan 60 Tabung Oksigen secara simbolis di Balai Kota Kota Bandung, Rabu (25/8/2021). (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– PT. Samudera Indonesia memberikan bantuan berupa 60 tabung okisgen ukuran 7 meter kubik dengan total nilai Rp350 Juta kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung.

Hal ini dilakukan dalam rangka membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengakselerasi penanganan pandemi Covid-19.

Secara simbolis, penyerahan bantuan dilakukan di Balai Kota Kota Bandung, Rabu (25/8/2021).

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Ketua DPRD Kota Bandung, Tedi Rusmawan, Direktur RSUD Kota Bandung, drg. Mulyadi dan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bandung, dr. Dadan Gardea.

Direktur Utama PT. Samudera Indonesia, Bani Maulana Mulia berharap, bantuan tabung oksigen bisa berguna untuk menangani pasien RSUD Kota Bandung.

“Semoga bermanfaat. Kami juga berharap komunikasi akan lebih erat sehingga bisa kembali membantu Kota Bandung terutama RSUD Kota Bandung,” katanya.

Baca juga:   Antre Warga Mengular Saat Pencairan BLT Rp900 Ribu di Mandalawangi

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas bantuan CSR Samudera Indonesia kepada Pemkot Bandung dalam rangka penanganan pandemi covid-19 di Kota Bandung.

“Semoga apa yang dilakukan menjadi ladang amal dan mudah-mudahan memberikan berkah buat Samudera Indonesia. Sehingga ke depan semakin maju dan semakin bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarkat dan negara,” ujar Yana dalam rilis yang diterima PASJABAR.

“Mudah-mudahan CSR ini bukan yang pertama dan terakhir, bisa berkelanjutan. Apapun bentuknya apakah itu vitamin atau berupa masker itu sangat dibutuhkan,” sambungnya.

Yana mengungkapkan, kondisi pandemi Covid-19 di Kota Bandung saat ini relatif terkendali. Ia berharap tidak ada lagi lonjakan kasus aktif seperti yang terjadi di Bulan Juni-Juli lalu termasuk terjadinya kelangkaan oksigen.

Baca juga:   SPPG Lanud Husein Sastranegara Salurkan 102 Ribu Paket Makan Bergizi

Namun demikian, Yana memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berkomitmen dalam upaya pemenuhan pasokan oksigen dengan membentuk Pokja Pemantauan Ketersediaan Oksigen.

“Saat itu oksigen sangat dibutuhkan pada saat perawatan pertama pasien Covid-19 di UGD. Untuk itu, Pemkot Bandung terus berkomitmen untuk mencarikan oksigen. Alhamdulillah berjalan lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

“Masyarakat Kota Bandung, alhamdulillah baik dan gotong royongnya luar biasa. Dengan semangat kebersamaan kita bisa melewati masa-masa yang berat,” tambah Yana.

Di tempat sama, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung, drg. Mulyadi mengaku senang mendapatkan bantuan dari Samudera Indonesia.

Menurutnya, bantuan apapun yang diberikan di masa pandemi saat ini sangatlah membantu, termasuk kebutuhan oksigen. Karena yang memerlukan oksigen bukan hanya pasien Covid-19, tetapi pasien penyakit lain seperti jantung dan diabetes.

Baca juga:   BMKG Prediksi Bandung Berpotensi Hujan Disertai Petir

“Alhamdulillah RSUD Kota Bandung mendapatkan bantuan dari PT. Samudera Indonesia sebanyak 60 tabung oksigen ukuran 7 meter kubik,” kata Mulyadi.

“Di RSUD Kota Bandung sekarang sudah mempunyai tangki oksigen ukuran 6 ton dan 10 unit oxygen concentrator. Kini ditambah bantuan dari Samudera Indonesia menjadi 200 tabung,” paparnya.

Mulyadi berharap, dengan adanya bantuan oksigen atau lainnya, lonjakan kasus dan bencana apapun bisa teratasi dengan baik. Karena baik bencana pandemi maupun bencana alam, titik akhir penanganan ada di rumah sakit.

“Sehingga apabila nanti terjadi lonjakan kasus, rumah sakit sudah siap dan bisa sesuai dengan standar pelayanan yang prima. Termasuk salah satunya kebutuhan dan ketersediaan oksigen,” harapnya.

“Dengan menginventaris persediaan kita. Insyaallah rencana penanggulangan bencana bisa tersusun dengan rapi dan tidak keteteran lagi seperti kemaren,” tuturnya. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: PT Samudera Indonesia


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.