CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASHIBURAN

Kekayaan Ibu Kota Jadi Melting Point Budaya Nusantara

Tiwi Kasavela
4 September 2021
Kekayaan Ibu Kota Jadi Melting Point Budaya Nusantara

Workshop pengembangan "KaTa Kreatif Indonesia" di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (3/9/2021). (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM– Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak pelaku ekonomi kreatif DKI Jakarta, khususnya di Jakarta Barat, terus menggali potensi untuk menghadirkan produk-produk ekonomi kreatif unggulan dan berdaya saing.

Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri workshop pengembangan “KaTa Kreatif Indonesia” di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (3/9/2021), mengatakan, DKI Jakarta memiliki deretan usaha kreatif namun banyak yang belum dikembangkan.

“DKI Jakarta, khususnya Jakarta Barat, memiliki keunikan daya tarik yang dapat menjadi potensi. Sehingga dapat terus dimaksimalkan untuk menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja,” kata Sandiaga.

Ia memberikan contoh peninggalan kolonial Belanda seperti Batavia Lama (Oud Batavia), Museum Fatahillah atau Chinatown yang menjadi aset penting pengembangan kepariwisataan dan ekonomi kreatif yang dapat saling melengkapi satu sama lain. Deretan potensi tersebut, masih banyak peluang ataupun ide-ide kreatif untuk terus digali.

Baca juga:   Istilah Mio Mirza Viral di TikTok Sampai X, Ini Awal Mula dan Konteksnya

Tempat Melting Point Budaya Nusantara

Di subsektor kuliner misalnya, banyak kuliner khas tempo dulu yang kuat akan story telling.

“Jakarta sebagai ibu kota merupakan melting point tempat budaya nusantara dan budaya kosmopolitan berinteraksi satu sama lain. Jadi kita bisa menggabungkan kuliner khas tempo dulu dari Eropa, Tiongkok, maupun Timur Tengah, yang menurut saya sangat berpotensi untuk lebih dikembangkan di masa depan,” kata Sandiaga.

Baca juga:   Salsha Mahasiswi STIE Pasundan Ingin Memajukan Budaya Nusantara

Untuk itulah Kemenparekraf/Baparekraf menghadirkan rangkaian kegiatan _workshop_ Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia sebagai salah satu upaya untuk menggali, memanfaatkan, menumbuhkembangkan, mengelola, dan mengembangkan kreativitas. Serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya untuk mengembangkan potensi lokal.

Dalam workshop ini hadir narasumber yang kompeten di bidangnya. Sehingga diharapkan para pelaku ekonomi kreatif bisa mendapatkan wawasan dalam mengembangkan usaha kreatif di ibu kota.

Tidak hanya dalam menggali ide-ide baru, tapi juga memberikan dukungan dan fasilitasi bagi para pelaku ekonomi kreatif di 17 subsektor melalui berbagai program dan kegiatan dengan tujuan untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang kondusif.

Baca juga:   Fairy Garden Tawarkan Wisata Edukasi untuk Anak-anak di Libur Nataru 2024

“Karenanya workshop ini kita lakukan dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan, juga memberikan akses terhadap permodalan serta pemasaran dan hal lainnya yang dibutuhkan pelaku ekonomi kreatif khususnya UMKM,” kata Sandiaga.

Kolaborasi dan Singergi Bersama Kemenparekraf

Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto, menambahkan, melalui kegiatan yang akan dijalankan ke berbagai kabupaten/kota lainnya di tanah air, Kemenparekraf juga akan menghimpun data para pelaku ekonomi kreatif.

“Sehingga nantinya para pelaku ekonomi kreatif itu dapat saling berkolaborasi dan bersinergi dengan program Kemenparekraf/Baparekraf lainnya,” kata Hariyanto. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: budaya nusantara


Related Posts

PENGUNJUNG mengamati benda pusaka yang dipamerkan pada Pameran Pusaka Nusantara di Museum Sri Baduga, Jalan BKR, Kota Bandung, Selasa (29/7/2025). (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Merinding! Pusaka Nusantara Serbu Museum Sri Baduga

29 Juli 2025
Ridwan Kamil Ingatkan Generasi Muda untuk Perjuangkan Budaya Indonesia Diakui UNESCO
HEADLINE

Ridwan Kamil Ingatkan Generasi Muda untuk Perjuangkan Budaya Indonesia Diakui UNESCO

29 Januari 2022
HEADLINE

Salsha Mahasiswi STIE Pasundan Ingin Memajukan Budaya Nusantara

15 Mei 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.