BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Untuk menjaga keproduktifan di masa pandemi, Valda Zahira Sidqi punya cara untuk selalu menyibukkan diri dalam kegiatan positif.
Gadis yang akrab disapa Valda ini bercerita bahwa ia senang mengikuti online workshop dengan tema yang berbeda-beda dari mulai mengenai feminist hingga mengenai diplomasi ASEAN.
“Aku juga senang mengikuti berbagai lomba, seperti kompetisi esai internasional, dan lain sebagainya,” terang mahasiswi jurusan Hukum Pidana Fakultas Hukum Semester V Universitas Pasundan.
Selain itu, Valda juga bergabung dalam kelas mentoring sebagai persiapan karir kedepan.
Sebagai Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat 2021, Duta Bahasa Jawa Barat 2021, peraih Beasiswa prestasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (JFLS), Juara 1 lomba event The Mock Pre-Trial Hearing se-Asia dan Mahasiswa berprestasi tingkat Fakultas Hukum dan tingkat Universitas Pasundan, Valda juga kerap ditawari kerjasama maupun kolaborasi, seperti mengisi siniar (podcast), mengisi radio, menjadi pemateri di webinar dan bahkan aku juga mendapat tawaran untuk shooting menjadi model kampus.
“Sejauh ini, menurutku pandemi bukan penghalang dalam beraktivitas. Justru karena adanya pandemi, salah satu sisi positifnya adalah sekarang semua menjadi serba online,” terangnya.
Dengan dimensi online yang semakin marak, orang-orang pun makin memperluas kegiatannya menggunakan teknologi, terlebih jika berbicara soal jaringan internasional.
“Aku rasa sekarang ini kita bisa dengan mudah memperluas pergaulan sampai tingkat internasional dengan memanfaatkan dimensi online dan teknologi,” paparnya.
Valda menambahkan ada beberapa aktivitas yang terganggu karena harus tatap muka, namun menurutnya jika dibuat online, itu pun tidak mengurangi esensi dari suatu aktivitas.
“Juga jika memang harus banget tatap muka, aktivitas dengan mematuhi protokol kesehatan harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya kepada PASJABAR.
Valda bercerita dengan adanya pandemi Covid-19, ia mulai mencari inspirasi dari hal-hal yang bisa dilakukan di rumah, seperti menonton, membaca buku untuk memperluas wawasan.
“Dari situ idealnya kita bisa mengambil sisi positif yang bisa kita ikuti dan terapkan di kehidupan sehari-hari. Contohnya, untuk nambah softskill, dan mumpung ada waktu luang, gunakan aja waktu tersebut untuk belajar berbagai bahasa, lalu kalau mungkin bagi yang suka story telling, tapi karena masih pandemi, jadi bisa menuangkannya dalam bentuk tulisan, dan lain sebagainya,” urainya.
“Tapi selain itu, menurutku sebenarnya inspirasi juga bisa didapatkan dari diri sendiri, karena yang penting kitanya saja dulu yang mau gerak untuk hal positif,” imbuhnya.
Menurut Valda ada banyak hal yang bisa dilakukan anak muda di tengah pandemi ini, apalagi sekarang dunia online makin marak, sehingga rasanya tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak produktif.
Misalnya mengikuti kompetisi online seperti song cover atau dance cover, kemudian bisa mengikuti online workshop atau webinar untuk menambah wawasan, dan bisa juga bergabung dalam berbagai organisasi.
“Terakhir, jangan lupa jalani pola hidup sehat, berolahraga dan makan teratur,” tambahnya.
Sampai saat ini, sambung Valda, ia telah membangun banyak jaringan yang mana ia dapatkan dari prestasi maupun menjalin hubungan sehat dengan berbagai macam orang. Sehingga tentunya banyak hal baru yang ia dapatkan di masa pandemi seperti ini.
“Salah satunya aku ditawarkan oleh start up dari Jerman untuk bergabung dalam event internasional yaitu ‘Ask A Nobel’. Singkatnya, Ask A Nobel adalah event dimana orang-orang umum yang terpilih dapat menyaksikan dan bertanya langsung kepada para penerima penghargaan Nobel, yaitu Christopher Pissarides, Michael Spence, dan lainnya. Rasanya sangat bersyukur karena berarti hubungan yang aku jalin dengan orang-orang tersebut itu tidak sia-sia,” papar Valda Zahira Sidqi.
Adapun untuk meningkatkan keproduktifan, kunci utamanya adalah memperluas jaringan dan pergaulan. Karena ketika kita bergaul dengan orang-orang yang kegiatannya positif dan selalu produktif. Maka nantinya kita akan terbawa vibe produktif pula, atau paling tidak kita bisa mendapat informasi yang berkaitan dengan jalan kesuksesan kita kedepannya.
“Jadi mulai sekarang, saran aku, bangunlah hubungan dengan siapapun yang sekiranya bisa membuat kamu lebih produktif dan bangkit dari kegabutan di tengah pandemi ini. Keep fighting!” pungkasnya. (tiwi)




