CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Bapenda Kota Bandung Berhasil Raih Pajak Hingga Rp 1,3 Triliun  

Yatti Chahyati
16 November 2021
Pemkot Bandung Salurkan Dana Hibah Pusat untuk KUKM

Ilustrasi. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Hingga Oktober 2021, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung mencatat sudah berhasil meraih pajak sebesar Rp1,3 triliun, dari target setelah direvisi sebesar Rp1,8 triliun.

“Catatan tersebut per Oktober 2021, kita masih ada dua bulan lagi, mudah-mudahan bisa segera tercapai, minimal diangka Rp1,6 triliun,” ujar Kepala Sub Bidang Pengembangan Potensi Pajak Daerah pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung, Deden Saepuloh.

Deden mengatakan, pendapatan terbesar masih dari PBB dan BPHTB dengan raihan untuk PBB sekitar Rp457 miliar dan BPHTB Rp400 miliar.

Baca juga:   Tiba di Bandung Presiden Bagikan Bansos di Pasar Cicaheum

“Untuk BPHTB dan PBB memang biasanya banyak masuk pada akhir tahun, jadi pasti ada penambahan PAS,” terang Deden.

Deden mengakui, pendapatan tahun lalu dengan tahun ini memang tidak mengalami banyak perbedaa. Kateba sama-sama masih di tengah pandemi dan terjadi lock down.

“Sekarang kan hotel dan restoran meskipun sudah boleh dibuka dan beroperasi, namun belum bisa maksimal. Untuk hotel sana kapasitas nya masih 50 persen,” tambahnya.

Baca juga:   Pemudik Sepeda Motor Padati Jalan Arteri Bandung pada Arus Balik

Disinggung mengenai target tahun depan, Deden mengatakan sekitar Rp2,3 triliun. Memang naik dibandingkan tahun ini. Namun jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya memang bekum maksimal.

“Kalau meikhat kondisi covid masih pulih, ya memang agak susah,” terangnya.

Disinggung mengenai pajak reklame, sekarang dalam masa peralihan dari penarikan pajak by izin, sekarang menjadi by tayang.

Baca juga:   Kabar Terbaru Pemain Anyar Persib dan Rencana di Yogya

“Namun, sekarang sedang dalam proses untuk reklame yang tidak berizin pajaknya akan lebih besar dibanding yang berizin,” tegasnya.

Namun, ditanya mengenai berapa persisnya perbedaan pajak itu, Deden mengatakan, belum tahu pasti nya. “Kemungkinan sih selisihnya sekitar 50%. Jadi lebih baik mengurus dulu perizinannya,” terangnya.

Untuk realisasi pajak reklame sendiri, Deden mengatakan sudah terealisasi Rp14 miliar dari target Rp16 miliar, atau sekitar 94 persen. (Mur)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pajak kota bandung


Related Posts

Pemkot Bandung Salurkan Dana Hibah Pusat untuk KUKM
PASBISNIS

Mau Tutup Tahun Target Pajak Kota Bandung Belum Terpenuhi

16 Oktober 2020
PASBISNIS

Tingkatkan Pajak, Pekot Gelar Tax Gathering

23 Oktober 2019

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.