CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Sempat Turun, Sekarang Harga Telur Ayam Mulai Naik

Yatti Chahyati
23 November 2021
harga telur ayam

ilustrasi (foto : pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM —  Petani telur ayam negeri sempat merugi, hentikan produksi. Sehingga sekarang harga kembali normal bahkan cenderung naik.

“Beberapa waktu yang laku, permintaan dan harga telur negeri turun. Salah satunya diakibatkan oleh pemberlakukan PPKM,” ujar Kabid Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, Senin (22/11/2021).

Seperti diketahui, harga telur ayam negeri beberapa waktu lalu mengalami penurunan sampai Rp18 ribu per kilogram. Sehingga, petani telur memutuskan untuk tidak berproduksi dengan alasan tidak sesuai antara biaya produksi dengan harga jual telur.

Baca juga:   Sebanyak 26.656 Peserta Akan Ikuti UTBK di ITB

“Belum lagi ditambah harga pakan yang naik. Sehingga biaya produksi memang tidak seimbang dengan harga jual telur per kilogram,” tambahnya.

Setelah penghentian produksi, sekarang permintaan telur kembali meningkat. Seiring dengan turunnya level kewaspadaan Kota Bandung terhadap Covid-19.

“Sehingga sekarang harga terlur ayam kembali naik,” kata Meiwan.

Meiwan mengatakan, harga telur ayam negeri per kilogram sekarang mencapai Rp25.00-Ro26.000.

Baca juga:   Mahfud MD Beri Kuliah Umum Soal Undang-undang Perampasan Aset

Komoditas yang mengalami kenaikan juga adalah, cabe merah tanjung. Yang semula harganya Rp25. ribu, sekarang menyentuh Rp40 ribu- Rp45 ribu per kilogram.

Harga naik, selain lantaran cuaca buruk juga sudah memasuki akhir masa panen.

“Itu bergantung ketersediaan dan harga di masing-masing pasar,” tambahnya.

Mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru, Meiwan mengatakan, ada kemungkinan harga naik. Namun, lanjut Meiwan, yang penting stok tetap aman.

Baca juga:   Ramadhan Sehat: Dosen FK Unpas Ungkap Manfaat Vitamin Syukur

“Ya kalau terakhir kami rakornas, stok aman sampai akhir tahun,” katanya.

Disinggung mengenai harga daging, tidak ada peningkatan. Baik itu harga daging ayam maupun daging sapi.

Untuk daging ayam masih diharga Rp34- Rp36 ribu, dan daging sapi masih di harga Rp120 ribu- Rp130 ribu.

Sedang untuk harga minyak goreng curah dan kemasan premium, masih belum akan mengalami penurunan. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: telur ayam


Related Posts

harga pangan
HEADLINE

Harga Telur Ayam Naik di Kota Bandung, Ini Penyebabnya

24 Agustus 2022
harga pangan
PASBANDUNG

Harga Telur Ayam Naik, Omzet Pedagang Turun 50 Persen

15 Juli 2022
harga pangan
HEADLINE

Ini Bahayanya Konsumsi Telur Mentah

19 April 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.