CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Sodetan Cisangkuy Diklaim Ridwan Kamil Kurangi Luasan Banjir

Yatti Chahyati
23 November 2021
Sodetan Cisangkuy

Sodetan Cisangkuy (foto : humas Pemprov Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengklaim Sodetan Cisangkuy, mampu mengurangi luasan banjir hingga 300 hektare. Dahulu luasan banjir mencapai 370 hektare, kini menjadi 70 hektare.

“Ini bisa mengurangi yang biasanya 370 hektar di Dayeuhkolot, insyaallah tahun depan sudah berkurang tinggal 70-an hektare,” ungkap Kang Emil sapaan Ridwan Kamil saat meninjau Sodetan Cisangkuy, Kabupaten Bandung, Senin (22/11/2021).

Baca juga:   Teras Hijau Project Ajak Anak-anak Belajar Menanam Sayuran

Sodetan Cisangkuy sepanjang 1,7 kilometer dibangun Kementerian PUPR. Aliran sungai dibelokkan menjauhi permukiman warga yang kemudian akan bertemu dengan Sungai Citarum. Sodetan ini melengkapi pembangunan kolam retensi Cieunteung dan Andir yang ditargetkan selesai akhir tahun ini.

“Mudah-mudahan berita baik hadir di wilayah yang biasanya tergenang,” ucap Kang Emil.

Dalam kunjungannya itu, Gubernur sempat bertanya kepada warga dan mendapat keterngan bahwa saat ini ketinggian banjir sudah mulai berkurang dan cepat surut.

Baca juga:   Dua Rumah Hancur Tertimpa Banjir dan Longsor di Kabupaten Bandung

“Tadi saya wawancara warga, biasanya dulu banjirnya lama dan tinggi sekarang sudah jarang lagi. Alhamdulillah mudah-mudahan sampai akhir musim hujan kita bisa mengendalikan,” sambung Kang Emil.

Kang Emil menyebut persoalan banjir, tidak hanya disebabkan oleh air melimpah saat musim hujan.

“Kita belum bisa bilang 100 % bebas banjir karena itu menurut saya takabur. Fenomena air ini tidak melulu apa yang kita lihat sehari-hari, tapi ada yang mempengaruhi seperti global warming,” terang Kang Emil. (ytn)

Baca juga:   Program Ngulik: Hati-Hati dengan Pembajakan Data Whatsapp

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: banjirbanjir bandungBanjir Bandung Selatan


Related Posts

Jembatan Penghubung cicalengka
HEADLINE

Polsek Cicalengka Bangun Jembatan Penghubung Atasi Akses Saat Banjir

1 Mei 2026
Wakil Ketua DPR RI
HEADLINE

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

17 April 2026
bumd sangga buana
HEADLINE

Banjir Bandung, KDM Soroti Tata Ruang dan Normalisasi Sungai

16 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.