CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Minim, Hanya 488 Ribu Petani di Jabar Miliki Kartu Tani

Yatti Chahyati
2 Desember 2021
FOTO : Petani Sayur di Kabupaten Bandung

(foto : Eci/Pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Anggota DPRD Jabar, Ahmad Hidayat menjelaskan dari 1,2 juta petani hanya 488 ribu petani yang mendapatkan kartu tani, untuk mengakses pupuk bersubsidi. Selain belum meratanya pemenuhan pupuk bersubsidi, petani khususnya di Kabupaten Bandung mengeluhkan kerusakan lahan dan infrastuktur jalan.

“Pertama, karena banyak masyarakat Kabupaten Bandung mayoritas sebagai petani, maka banyak keluhan untuk dapat kartu tani. Padahal kartu tani itu, diperlukan untuk mengakses pupuk bersubsidi. Jadi dari 1,2 juta petani di Jawa Barat, baru 488 ribu petani yang sudah terdaftar, maka saya yang kebetulan di komisi II khusus bidang pertanian targetnya bisa ada pemerataan untuk dapat kartu tani. Lalu ada juga aspirasi terkait dengan kerusakan lahan dan pembangunan infrastruktur jalan,” beber Ahmad Hidayat usai melaksanakan Reses I Tahun Sidang 2021-2022 di DOM Komplek Baranang Siang, Desa Gunung Leutik Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Kamis (2/12/2021).

Baca juga:   Massa Aksi di Bandung Gelar Longmarch Dukung Palestina

Hasil dari reses ini, kata Ahmad Hidayat akan dilaporkan dalam rapat paripurna. Dan berjanji akan diperjuangkan dalam Badan Anggaran sehingga dapat masuk dalam APBD Perubahan tahun 2022 mendatang.

“Setelah reses ini, kita diwajibkan mengumpulkan laporan reses untuk disampaikan di Rapat Paripurna DPRD Jabar. Kebetulan saya juga di Badan Anggaran, sehingga diharapkan apa yang telah disampaikan masyarakat bisa kita perjuangkan. Dan masuk secepat-cepatnya di APBD Perubahan tahun 2022,” tegas Ahmad Hidayat. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: DPRD Jabarkartu tanipetani


Related Posts

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Ono Surono Panggil BKSDA dan Dinas Kehutanan Buntut Kematian Anak Harimau di Bandung Zoo

27 Maret 2026
DPRD
HEADLINE

DPRD Jabar Soroti Ancaman Kenaikan Harga Menjelang Libur Akhir Tahun

11 Desember 2025
Tunjangan DPRD
HEADLINE

Besaran Tunjangan Perumahan DPRD Jabar Tuai Sorotan dan Kritik

9 September 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.