CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pandemi COVID-19 Belum Usai, Prokes Sudah Turun

Yatti Chahyati
3 Desember 2021
Bahan Alami yang Aman dan Efektif Pelega Sakit Tenggorokan

Ilustrasi (https://m.antaranews.com/berita/1996708/dokter-bilang-long-covid-bukan-covid-19-yang-masih-terjadi)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito mengungkapkan mobilitas penduduk terus meningkat. Dari data, mobilitas kereta api meningkat lima kali lipat dalam lima bulan terakhir.

Jumlah perjalanannya per Juli 2021, sekitar 100 ribu perjalanan. Sedangkan November 2021 ini meningkat hampir mencapai 600 ribu. Mobilitas dengan pesawat terbang juga meningkat mencapai 350%, dalam lima bulan terakhir.

Baca juga:   Jabar Catat Ada 33 Kasus Omicron

Per Juli 2021, jumlah perjalanannya sekitar 350 ribu, sedangkan per November 2021 meningkat hingga sekitar 1,6 juta penerbangan.

Selain itu, kata Wiku terjadi juga penurunan kepatuhan protokol kesehatan (prokes). Cakupan desa dan kelurahan, yang patuh memakai masker dan menjaga jarak mengalami penurunan.

Rinciannya, cakupan desa dan kelurahan yang patuh memakai masker turun dari, 76,42% menjadi 74,91%. Sedangkan menjaga jarak turun dari 78,60% menjadi 77,69%. Jumlah laporan desa dan kelurahan yang dipantau juga terus mengalami penurunan, dari sekitar 21 ribu desa dan kelurahan pada bulan Juli 2021, menjadi hanya sembilan ribu per minggu ini.

Baca juga:   Kisruh Skandal Naturalisasi Malaysia Memanas: 7 Pemain Disebut Siap Gugat FAM

“Ini menunjukkan bahwa pengawasan dan pelaporan pada prokes sudah mulai longgar,” ucap Wiku dikutip PASJABAR dari keterangan resminya, Jumat (3/12/2021).

Untuk itu, pihaknya mengingatkan kepada pemerintah daerah. Guna memonitor penerapan prokes, di daerahnya masing-masing dan juga daerah sekitarnya.

Menurut Wiku, masyarakat yang menerapkan protokol kesehatan ketat menjadi hal yang mudah dan sederhana, di tengah meningkatnya mobilitas dan ancaman varian baru omicron.

Baca juga:   Kemenkes Duga Omicron Dibawa WNI Pulang dari Nigeria

“Penerapan protokol kesehatan adalah cara utama kita, untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita,” tegas Wiku. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVIDomicronProkes


Related Posts

COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
covid
HEADLINE

Stok Vaksin Kosong, Dinkes Jabar Imbau Waspada Covid

4 Juni 2025
Kasus Covid-19 di Kota Bandung meningkat.
PASBANDUNG

Kasus Covid-19 di Kota Bandung Meningkat, Ini Sebabnya

21 Juli 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.