CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Begini Proses Gunung Api Hasilkan Tanah Subur

Yatti Chahyati
14 Desember 2021
Jejak Erupsi Gunung Semeru Sepanjang Dua Abad

Gunung Semeru (https://bnpb.go.id/berita/[Update]%20–%20Aktivitas%20Vulkanik%20Gunung%20Semeru%20Hari%20ini)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Guru Besar Fakultas Pertanian Unpad, Prof. Dr. Mahfud Arifin, Ir., M.S., menerangkan endapan material erupsi gunung api, dalam jangka waktu tertentu akan mengalami pelapukan. Pelapukan itu akan menghasilkan tanah subur yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.

“Mineral yang terkandung (dalam letusan gunung api) akan melapuk dan mengeluarkan berbagai nutrisi yang subur bagi kebutuhan tanaman,” kata Mahfud dikutip dari laman Unpad, Selasa (14/12/2021).

Menurut Mahfud, hal ini berdasarkan kajian dari fenomena erupsi Krakatau pada 1883 lampau. Pada 1983 atau 100 tahun pascaerupsi Krakatau terjadi, ia dan tim ahli tanah di Unpad melakukan studi mengenai struktur tanah di kawasan yang tertimbun material erupsi.

Baca juga:   Gol Perdana David da Silva Bawa Persib Kalahkan PSS

Hasilnya, erupsi Krakatau tersebut membentuk tanah subur setebal 25 centimeter. Salah satu ciri dari tanah subur tersebut adalah berwarna hitam.

Warna hitam menandakan, tanah mengandung nutrisi yang dilepaskan dari hasil pelapukan mineral primer. Nutrisi berupa kalsium, magnesium, natrium, hingga kalium merupakan mineral yang sangat dibutuhkan tanaman.

Dari hasil studi tersebut, diperoleh simpulan bahwa untuk menjadikan kawasan bekas endapan material erupsi gunung api yang subur memerlukan evolusi yang cukup lama. Pembentukan tanah hitam nan subur di kawasan erupsi Krakatau setebal 25 centimeter,  memerlukan waktu pelapukan hingga 100 tahun.

Baca juga:   UKM Bulutangkis STKIP Pasundan Raih Banyak Prestasi

“Diperkirakan dalam waktu 100 tahun, daerah erupsi Gunung Semeru kemudian bisa menjadi daerah yang sangat subur, dengan tanah hitam yang tebal dan subur untuk tanaman pertanian,” sambungnya.

Kendati demikian, dalam jangka waktu yang pendek, endapan material erupsi gunung api juga bisa menjadi berkah. Endapan material tersebut kerap ditambang menjadi bahan bangunan.

Baca juga:   Kylian Mbappe Fokus Pulihkan Cedera Lutut: Prioritaskan Timnas Prancis daripada Real Madrid?

Tidak heran jika gunung api secara sosiokultural sangat lekat dengan aktivitas manusia. Wilayah lereng gunung api acapkali padat dengan permukiman penduduk.

“Walaupun sering meletus, masyarakat selalu merapat karena tanahnya subur untuk pengembangan pertanian,” imbuhnya. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: erupsierupsi gunung semeruerupsi krakatau


Related Posts

Gunung Semeru
HEADLINE

Pakar ITB: Cuaca Picu Peningkatan Aktivitas Gunung Semeru

25 November 2025
PVMBG Naikan Level Gunung Ruang jadi Level 4
HEADLINE

Ahli Vulkanologi ITB Ungkap Bahaya Tersembunyi dari Erupsi Gunung Ruang

21 April 2024
PVMBG Naikan Level Gunung Ruang jadi Level 4
PASNUSANTARA

PVMBG Naikan Level Gunung Ruang jadi Level 4

18 April 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.