CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASDUNIA

WHO Sebut Omicron Kemungkinan Bisa Infeksi Orang Sudah Divaksin

Yatti Chahyati
21 Desember 2021
Kenali Varian Baru COVID-19 yang Ditemukan di Afrika Selatan

ilustrasi virus corona (foto : https://pixabay.com/id/photos/coronavirus-topeng-wajah-infeksi-4957673/)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan COVID-19 varian omicron lebih cepat menular daripada varian delta. Selain itu, dapat menginfeksi penerima vaksin atau pasien sembuh COVID-19.

“Ada bukti konsisten, bahwa omicron secara signifikan menyebar lebih cepat ketimbang varian delta,” kata Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip dari antaranews, Selasa (21/12/2021).

Baca juga:   Fujiko Fujio A, Mangaka Ninja Hattori-kun Meninggal Dunia

“Dan kemungkinan orang-orang yang sudah divaksin atau sembuh dari COVID-19, dapat terinfeksi atau kembali terinfeksi,” imbuhnya.

Kepala Ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan menjelaskan varian omicron berhasil lolos dari beberapa respons imun. Itu artinya bahwa program vaksinasi booster yang sedang berlangsung di banyak negara, harus menargetkan orang-orang dengan sistem imun yang lemah.

Menurutnya omicron tampaknya lebih lincah menghindari antibodi yang dihasilkan dari sejumlah vaksin COVID-19, namun ada bentuk imun lain yang mungkin mencegah infeksi dan penyakit.

Baca juga:   Sampai Saat ini RS di Jabar Belum Tingkatkan Kapasitas untuk Covid Hingga 60 Persen

“Kami tidak percaya bahwa semua vaksin akan menjadi tidak efektif sama sekali,” kata Swaminathan.

“Tentunya ada sebuah tantangan, banyak monoklonal yang tidak ampuh melawan omicron,” sambungnya.

Selagi pertahanan antibodi dirusak dari beberapa penjuru, ada harapan bahwa T-sel, yang menjadi pilar kedua dalam respons imun, mampu mencegah penyakit parah dengan menyerang sel manusia yang terinfeksi.

Baca juga:   Belum Ada Omicron di Jabar, Pemprov Lakukan Langkah Antisipasi

“Meski kami melihat antibodi netralisasi menurun, hampir semua data menunjukkan bahwa T-sel masih utuh, itulah yang kami benar-benar butuhkan,” ungkap Pakar WHO, Abdi Mahamud. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19omicronWHO


Related Posts

penularan virus nipah
HEADLINE

WHO Ungkap Tujuh Temuan Penularan Virus Nipah di Bengala Barat

4 Februari 2026
Kampanye Vaksinasi Anak Gaza
HEADLINE

WHO Mulai Kampanye Vaksinasi Anak di Jalur Gaza

6 November 2025
COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.