CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kasus Omicron di Indonesia Terus Bertambah, Total 68 Orang

Yatni Setianingsih
29 Desember 2021
Kasus Omicron di Indonesia Terus Bertambah, Total 68 Orang

ilustrasi omicron (foto : pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali menemukan kasus positif COVID-19 varian omicron, per 29 Desember 2021 ini bertambah 21 pasien positif omicron. Sehingga total kasus omicron mencapai 68 orang.

“Adanya kasus Omicron Indonesia, karena adanya perjalanan dari beberapa negara, seperti Arab Saudi dan Turki. Sehingga masyarakat, diimbau untuk mempertimbangkan (jika ingin) berlibur ke sana,” kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi, seperti dikutip PASJABAR dari ANTARA, Rabu (29/12/2021).

Baca juga:   Kota Bandung Bakal Terapkan Pembatasan Berskala Kampung

Nadia menjelaskan 21 kasus baru ini, merupakan pelaku perjalanan luar negeri, yang terdiri atas 16 warga negara Indonesia (WNI) dan lima warga negara asing (WNA).

Di mana negara kedatangan paling banyak yaitu Arab Saudi dan Turki. Sampai saat ini kasus omicron di Indonesia kebanyakan dari pelaku perjalanan luar negeri.

Ia mengatakan upaya pelacakan kasus sedang diintensifkan di berbagai daerah, untuk mendeteksi dini penyebaran omicron sehingga dapat dicegah.

Baca juga:   F1 : Verstappen Tundukkan Leclerc

“Memang sejak semalam ada beberapa peristiwa evakuasi pasien di beberapa fasilitas pelayanan kesehatan, tapi belum tentu juga omicron, bisa saja COVID-19 saja,” katanya.

Untuk saat ini, sambung Nadia pengetatan di pintu masuk negara terus dilakukan, terutama di perbatasan laut dan darat.

“Positivity rate di pintu masuk laut dan darat 10 kali lebih tinggi daripada di udara,” tegasnya.

Baca juga:   Orang Sunda Harusnya Miliki Pemimpin Seperti Oto Iskandar

Nadia mengimbau masyarakat, untuk mengurangi mobilitas dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19omicron


Related Posts

COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025
Dispusipda Jabar Resmikan Galeri Covid-19
PASBANDUNG

Dispusipda Jabar Resmikan Galeri Covid-19

21 Desember 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.