CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Lima Prinsip Penanganan COVID-19 di Jabar

Yatni Setianingsih
25 Januari 2022
Lima Prinsip Penanganan COVID-19 di Jabar

Ilustrasi Covid-19 (foto : https://pixabay.com/id/illustrations/corona-coronavirus-virus-darah-5174671/)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengungkapkan lima hal yang jadi prinsip penanganan COVID-19 di Jabar. Yaitu  proaktif, transaparan, ilmiah, inovatif, dan kolaboratif.

“Kelima prinsip ini kami terapkan untuk meminimalisasi dampak yang timbul bagi masyarakat, baik kesehatan, ekonomi maupun sosial,” kata Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil dalam rilisnya, Selasa (25/1/2022).

Baca juga:   Rumah Yatim Gelar Munggahan dan Luncurkan Aplikasi Smart Yatim

Berkaitan dengan varian omicron, Jabar telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menekan lonjakan. Kang Emil menuturkan, selain kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyaknes), penguatan testing, tracing dan treatment (3T) secara intens juga terus dilakukan.

“Kami juga tak henti mengimbau masyarakat agar terus disiplin protokol kesehatan dengan berbagai cara,” ujarnya.

Selain itu, penanganan gelombang kedua pada pertengahan 2021 lalu tentu bisa dijadikan rujukan. Mulai dari penyiapan tempat isolasi mulai di level desa, memastikan kesiapan obat-obatan, alat pelindung diri hingga ketersediaan oksigen.

Baca juga:   Paguyuban Pasundan Serahkan Lagi APD untuk Bandung, Cimahi dan KBB

Langkah antisipatif lainnya, lanjut Kang Emil, yaitu vaksinasi. Hingga saat ini cakupan vaksinasi Jabar sudah mencapai 85 persen. Angka ini akan terus ditingkatkan dalam vaksin dosis ketiga atau booster.

“Upaya ini tak akan berhasil bila tidak berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat,” kata Kang Emil. (*/ytn)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: covid-19 jabargubernur jabar ridwan kamiljabar


Related Posts

APBD Jabar
HEADLINE

Dedi Mulyadi Akui Capaian APBD Jabar Baik, Tapi Belum Maksimal

21 Oktober 2025
Lalulintas natal dan tahun baru
PASJABAR

Antisipasi Lalin Natal dan Tahun Baru di Jabar

28 November 2024
Kontingen Jawa Barat Duduki Puncak Klasemen PON XXI Aceh-Sumut 2024
HEADLINE

Jabar Tempel Ketat Jakarta dengan Selisih 1 Emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024

18 September 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.