CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Gus Ahad Minta Pemprov Jabar Pelajari Penanganan COVID-19 untuk PTM ke Sulawesi Utara

Yatni Setianingsih
7 Februari 2022
Gus Ahad Minta Pemprov Jabar Pelajari Penanganan COVID-19 untuk PTM ke Sulawesi Utara

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya (Gus Ahad)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) melakukan studi banding ke Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado dan Tomohon untuk penanganan COVID-19 pada kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Kami Komisi V  Jabar ke Kota Manado dan Tomohon Provinsi Sulawesi Utara untuk belajar atau studi banding terkait dinas pendidikan penanganan dan pencegah pandemi, mencegah klaster sekolah di sana,” kata Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya.

Baca juga:   Guru Honorer di Sekolah Ini Keluhkan Kuota PPPK

Gus Ahad biasa Abdul Hadi Wijaya disapa menjelaskan hasil studi banding tersebut. Dalam dua tahun ini, di Provinsi Sulawesi Utara  tidak terjadi klaster sekolah, hal ini sangat berbeda dengan di Provinsi Jabar.

“Sama sekali  tidak terjadi kasus klaster sekolah atau zero klaster sekolah,” imbuhnya.

Menurut Gus Ahad rahasia dari penanganan tersebut, pertama kepala Dinas Pendidikan (Disdik) merupakan seorang dokter mantan kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos).

Baca juga:   DPRD Jabar Dukung TV Desa

“Ia paham persis penanganan COVID bagaimana, karakter penyakit, penanganan, dan beban kerja di puskesmas. Ia mengintegrasikan gugus tugas sekolah dengan kabupaten kota provinsi dan puskesmas,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya melakukan sosialisasi kepada orang tua siswa dengan sangat baik, dan siswa mendapatkan buku saku siswa terkait COVID-19.

“Melalui buku saku siswa dapat kontrol aktivitas siswa, diisi tiap hari ketika PTM mencegah anak keluyuran sepulang sekolah,” sambungnya.

Baca juga:   Asep Totoh Kaji Strategi Mutu dan Daya Saing PTS

Sehingga Disdik Provinsi Sulawesi Utara menerapkan luring, daring, dan guling. Untuk guling yaitu guru keliling saat siswa harus belajar daring.

“Pemprov Jabar untuk pelajari ini di Sulawesi Utara,” tutupnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: DPRD Jabargus ahadPTM


Related Posts

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Ono Surono Panggil BKSDA dan Dinas Kehutanan Buntut Kematian Anak Harimau di Bandung Zoo

27 Maret 2026
DPRD
HEADLINE

DPRD Jabar Soroti Ancaman Kenaikan Harga Menjelang Libur Akhir Tahun

11 Desember 2025
Tunjangan DPRD
HEADLINE

Besaran Tunjangan Perumahan DPRD Jabar Tuai Sorotan dan Kritik

9 September 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.