CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Wilayah Aglomerasi di Jabar PPKM Level 3, Ini Arahan Pemprov Jabar

Yatni Setianingsih
7 Februari 2022
Nihil Kasus Omicron di Kabupaten Bekasi, Warga Harus Waspada

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengecek kesiapan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi untuk mengantisipasi meningkatnya kasus COVID-19 varian Omicron, Rabu (26/1/2022). (foto: Humas Pemprov Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memberikan pesan khusus untuk aglomerasi Bogor, Depok Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya sebagai kawasan dengan jumlah peningkatan kasus yang tinggi.

“Di Jawa Barat 80 persen kasusnya itu hanya ada di enam sampai tujuh daerah, berarti 20 daerah yang lain relatif rendah. Tapi ini tak menjadikan 20 daerah yang rendah kasusnya lalai atau abai terhadap potensi naiknya omicron,” ujarnya, Senin (7/2/2022).

Baca juga:   Masuk Bandung Harus Lewati Delapan Titik Cek Poin

Untuk kawasan Bodebek, Kang Emil mengimbau kepada rumah-rumah sakit mulai menyiapkan fasilitas guna mengantisipasi lonjakan pasien. Misalnya, bagi rumah sakit yang tingkat keterisian tempat tidurnya sudah melebihi 40 persen, maka perlu penambahan jumlah tempat tidur.

“Keterisian rumah sakit kalau menembus di atas 40 persen, artinya sudah waktunya seperti Depok untuk menambah jumlah tempat tidur di rumah sakit atau di ruang-ruang isolasi non rumah sakit,” jelasnya.

Baca juga:   PW LDNU Jabar Gelar Jabar Berdzikir Ini Tujuannya

Sedangkan khusus untuk Kota Bandung, Kang Emil meminta supaya dilakukan random sampling di hotel-hotel dan restoran. Hal ini guna mengantisipasi penularan virus COVID-19 yang berasal dari wisatawan luar kota.

“Saya minta khususnya di Bandung, Pak Yana (Plt Wali Kota Bandung) dapat dilakukan  random sampling pengetesan di hotel-hotel dan restoran. Karena diduga derasnya wisatawan mempengaruhi tingginya kasus omicron,” ucap Kang Emil. (*/ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: aglomerasiPPKM level 3


Related Posts

Cirebon dan Sumedang Banjir, Ratusan Rumah Terendam
PASJABAR

Ini Kriteria Calon Kepala Badan Pengelola Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung

31 Maret 2022
PPKM Level 3, Bupati Bandung Bersama Forkopimda Lakukan Sidak Pedagang
PASBANDUNG

PPKM Level 3, Bupati Bandung Bersama Forkopimda Lakukan Sidak Pedagang

17 Februari 2022
PPKM Level 3 Bandung Raya, Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Bandung Turun
HEADLINE

PPKM Level 3 Bandung Raya, Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Bandung Turun

13 Februari 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.