CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Hasilkan Data COVID-19 yang Seragam, Pemprov Jabar Gunakan Sistem NAR

Yatni Setianingsih
13 Februari 2022
Jabar Lebih Dulu Lakukan Vaksinasi Booster, Kenapa?

Vaksin COVID-19 (foto : https://pixabay.com/id/illustrations/vaksin-penyembuhan-obat-obatan-6109246/)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dalam upaya mewujudkan satu sumber data COVID-19 di wilayah Jawa Barat, yang ditampilkan dalam Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar), yang sebelumnya manual kini telah beralih ke sistem mahadata Kementerian Kesehatan National All Record (NAR).

“Dengan perpindahan (sumber) data ini manfaat bagi masyarakat dapat memperoleh informasi data yang seragam,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Nina Susana Dewi, dalam rilis yang diterima PASJABAR, Minggu (13/2/2022).

Baca juga:   Penambahan Kasus COVID-19 Jabar Lebih dari 14 Ribu per Hari

Sepanjang tahun 2020-2021, Tim Pikobar melakukan rekap data pengujian secara harian dengan mengambil dan melakukan kompilasi data gabungan dari 54 laboratorium (lab) melalui Google Form dari laboratorium jejaring, koordinator wilayah, dan Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten. Adapun estimasi waktu pengolahan data dilakukan hingga empat jam setiap harinya.

Lebih lanjut Nina menuturkan, melalui sistem NAR, kini data agregat yang ditampilkan Pikobar akan bersumber dari 154 laboratorium di Jabar yang diakui pemerintah, di mana sasaran jumlah lab pencatatan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Baca juga:   Inilah Tingkat Keterisian Rumah Sakit COVID-19 di Jabar

Ia juga menjelaskan, perpindahan sumber data dari pusat ini menyebabkan adanya lonjakan data pengujian yang signifikan, yakni sebanyak 2.076.506 data pengujian per 9 Februari 2022. Sementara, data pengujian pada 9 Februari sendiri mencapai 26.624 (diambil dari 154 lab).

“Setelah ada penyesuaian terhadap lonjakan data, kedepannya perbedaan data harian akan menipis menyesuaikan dengan keadaan di lapangan,” ucapnya.

Baca juga:   Kenaikan Kasus COVID-19 di Jabar 14.100

Selain melakukan penyesuaian terkait sumber data pengujian, Nina menambahkan, pada data pelacakan, dalam hal ini yang berkaitan dengan data kontak erat, suspek, dan probable akan dihilangkan dalam sementara waktu, yang nantinya disesuaikan dengan data yang bersumber dari aplikasi Silacak Kementerian Kesehatan RI. (*/ytn)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: covid-19 jabarPIKOBAR


Related Posts

Jabar Lebih Dulu Lakukan Vaksinasi Booster, Kenapa?
PASJABAR

Wargi Jabar Mau Vaksinasi COVID-19? Cek di Pikobar

21 Juni 2022
Jabar Lebih Dulu Lakukan Vaksinasi Booster, Kenapa?
HEADLINE

Kenaikan Kasus COVID-19 di Jabar 14.100

24 Februari 2022
Jabar Lebih Dulu Lakukan Vaksinasi Booster, Kenapa?
HEADLINE

Inilah Kawasan di Jabar dengan Sebaran COVID-19 Tertinggi

18 Februari 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.