CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pupuk Ramah Lingkungan Penting untuk Pertanian di Indonesia

Yatni Setianingsih
21 Februari 2022
Pupuk Ramah Lingkungan Penting untuk Pertanian di Indonesia

ilustrasi pemupukan pertanian (foto : https://pixabay.com/id/photos/bidang-semprot-air-pupuk-2290743/)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Guru Besar Fakultas Pertanian Unpad, Prof. Dr. Betty Natalie Fitriatin, Ir., M.P., menjelaskan, penurunan kualitas tanah akibat pemupukan kimiawi dalam jangka waktu panjang akan menghilangkan kandungan bahan organik sehingga menurunkan aktivitas organisme dalam tanah. Kondisi ini mengakibatkan tanah menjadi “sakit”.

“Kita perlu satu solusi dengan mengambil peran pupuk ramah lingkungan,” katanya seperti dikutip PASJABAR dari laman unpad, Senin (21/2/2022).

Ia menjelaskan, lahan pertanian Indonesia diperkirakan banyak mengalami suboptimal kualitas. Data Badan Pangan Dunia (FAO) PBB menunjukkan angka penggunakan pupuk NPK di Indonesia terus meningkat sejak 2002. Bahkan, Indonesia masuk dalam 20 besar negara pengimpor pupuk kimia di dunia.

Baca juga:   Berenang di Alam Terbuka Lebih Berisiko, Ini Penyebabnya

Jika penggunaan pupuk anorganik terus meningkat tanpa terkendali, dikhawatirkan sejumlah masalah besar akan mengemuka. Selain penurunan kualitas tanah, pencemaran lingkungan, hingga ancaman bagi kesehatan manusia dapat terjadi.

Untuk itu, penggunaan pupuk ramah lingkungan (organik/hayati) harus terus digalakkan. Dikatakan ramah lingkungan karena pembuatan pupuk ini menggunakan sumber daya hayati dan tidak banyak menghasilkan efek samping terhadap tanah maupun lingkungannya.

“Dari pupuk ramah lingkungan inilah kita harapkan dapat meningkatkan kesehatan tanah dan akan diperoleh pangan yang sehat,” ujarnya.

Kepala Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Faperta Unpad ini menjelaskan, ada beragam pupuk ramah lingkungan yang bisa dimanfaatkan. Mulai dari pupuk organik seperti kompos, pupuk hijau, dan pupuk kandang, hingga pupuk dari bahan mikroba atau mikroorganisme lokal.

Baca juga:   Pakar Kesehatan Unpad Soal Pelonggaran Masker

Ia menerangkan, ada banyak manfaat dari penggunaan pupuk ramah lingkungan. Hal ini telah banyak diteliti oleh ilmuwan. Beberapa di antaranya meningkatkan hasil pertanian, meningkatkan status hara tanah, hingga peningkatan kualitas hasil tanaman.

Tanaman hasil pemupukan organik memiliki kualitas dan kandungan nutrisi yang baik. Jika tanaman ini dijadikan pakan ternak akan menghasilkan produk peternakan yang memiliki kualitas baik dan memiliki kandungan nutrisi yang optimal.

Faperta Unpad sendiri telah mengembangkan jenis pupuk ramah lingkungan dengan nama “Bion-Up”. Jenis pupuk hayati ini mengandung konsorsium mikroba potensial berbentuk cair berisi mikroba pemfiksasi nitrogen (Azotobcter chroococcum, Azotobacter Vinelandii, Azospirillum dan Acinetobacter) serta bakteri pelarut fosfat Pseudomonas Cepacia dan Jamur pelarut Fosfat Penicillium sp.

Baca juga:   Pj Wali Kota Bandung Akui Tak Alami Kesulitan Saat Berikan Hak Pilihnya pada Pemilu 2024

Bion-Up yang telah dikembangkan sejak 2007 ini telah dipatenkan serta telah mendapat izin produk dan izin edar. Saat ini, produk Bion-Up sudah bekerja sama dengan PT. Pupuk Kujang Indonesia untuk proses produksi pasar.

Menurutnya  fakta di lapangan, penggunaan pupuk anorganik berlebih oleh para petani masih tinggi. Untuk itu, dorongan untuk penggunaan pupuk ramah lingkungan harus terus digalakkan.

“Karena manfaat dari pupuk hayati ini banyak, perlu pengembangan produksi pupuk hayati untuk pertanian yang berkelanjutan,” tutupnya. (*/ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pertanianunpad


Related Posts

Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026
Hardiknas 2026
PASPENDIDIKAN

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Solusi dan Inovasi

4 Mei 2026
MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri
HEADLINE

MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri

26 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.