CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 12 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Infrastuktur Objek Wisata Harus Diperhitungkan untuk Antisipasi Kecelakaan di Kawasan Wisata

Yatni Setianingsih
1 Maret 2022
Mau Naik Bus Wisata Gratis di Jabar? Ini Ketentuannya

Bus (ilustrasi : pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Caretaker Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM, Prof. Bambang Agus Kironoto menilai kecelakaan kendaraan yang terjadi di kawasan wisata diakibatkan berbagai faktor.

Mulai dari aspek manusia seperti kelalaian, keterampilan pengemudi, kemudian faktor cuaca yang berdampak pada kondisi jalan. Faktor lainnya adalah kondisi infrastruktur dan kendaraan.

Sementara itu Dr. Ir. Dewanti, M.S menuturkan pariwisata merupakan penyumbang PDB, devisa, dan lapangan kerja yang paling mudah dan murah. Sesuai dengan data World Travel & Tourism Council (WTTC), pendapatan sektor pariwisata di Indonesia berada pada ranking 9 dunia, peringkat 3 di Asia dan peringkat 1 di Asia Tenggara.

Baca juga:   TCA 3B Jadi Pilot Project Datangkan Wisatawan Mancanegara

“Oleh karena itu, cukup wajar jika Presiden Jokowi menetapkan pariwisata sebagai leading sector sehingga harus mendapat dukungan dari kementerian lainnya,” katanya seperti dikutip PASJABAR dari laman ugm, Selasa (1/3/2022)

Dewanti menyebutkan topografi menuju kawasan wisata harus diperhitungkan. Kondisi jalan dan lingkungan seperti geometri jalan yang sub standar, keberadaan selokan maupun jurang yang berbahaya, serta terdapat alat pengatur lalu lintas yang belum berfungsi maksimal. Beberapa hal tersebut perlu didukung dengan upaya pemenuhan kriteria jalan berkeselamatan seperti forgiving road, self explaining road, self regulating road, dan self enforcing road.

Permasalahan lainnya banyak dijumpai terkait kondisi kendaraan tidak laik jalan, seperti kendaraan tidak sesuai spesifikasi, perlengkapan kendaraan, dan desain kendaraan. Belum lagi permasalahan kondisi pengemudi seperti kesehatan, kecakapan, perilaku, dan sebagainya.

Baca juga:   Anak Krakatau Erupsi, Kolom Abu Capai 500 Meter

“Beberapa hal tersebut tentu berpotensi menjadi penyebab terjadinya kecelakaan di lokasi pariwisata,” ucapnya.

Konsep 5E`s

Oleh karena itu, menurut Dewanti, perlu konsep penanganan yang baik. Konsep tersebut meliputi 5 E’s, yaitu Education, Encouragement, Engineering, Enforcement, and Evaluation dan Ethic.

Sementara pendekatan yang perlu dilakukan adalah melalui pendekatan pre-emtif, preventif, dan represif yang meliputi pencegahan hingga penerapan hukuman.

Baca juga:   KPU RI Tetapkan Regulasi untuk Daerah dengan Calon Tunggal

“Beberapa pendekatan di atas dilakukan oleh seluruh stakeholders sesuai perannya yaitu pemerintah, kepolisian, serta dukungan masyarakat dan komunitas,”ujarnya.

Di sisi lain, katanya, kearifan lokal masyarakat sekitar lokasi wisata sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran akses menuju kawasan wisata seperti pengaturan lalu lintas agar tetap lancar. Ada baiknya pula perlu dilakukan audit keselamatan lalu lintas kawasan wisata secara berkala. (*/ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kawasan wisatakecelakaanObjek Wisata


Related Posts

Sebuah pohon Kiara Payung tumbang di Jalan Encep Kartawiria, Cimahi, menimpa gerobak pedagang dan melukai 11 orang, termasuk siswa sekolah dasar. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

4 Mei 2026
Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Raya Cipadung, Bandung, Senin (6/4) malam. Sebuah angkot menabrak truk tangki hingga sopir terjepit di badan kendaraan yang ringsek. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dramatis! Petugas Berjibaku Evakuasi Sopir Angkot Terjepit Usai Tabrak Truk Tangki di Cipadung

6 April 2026
Sebuah Toyota Calya rusak parah setelah dihantam truk bermuatan berat di Jalan Raya Purwakarta-Padalarang pada Jumat (23/1/26) sore. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Truk Bermuatan Berat Hantam Minibus Parkir Hingga Ringsek di Jalur Utama Purwakarta-Padalarang

23 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.