CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBUDAYA

Sejarawan Musik Unpad Sebut Industri Musik Indonesia Bisa Tiru Korsel

Yatni Setianingsih
12 Maret 2022
Tiga Anggota BTS Positif COVID-19, Begini Kronologisnya

(foto : instagram @bts.bighitofficial)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dosen Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Dr. R. M. Mulyadi, M.Hum., menilai industri musik Indonesia  bisa meniru kesuksesan industri pop Korea Selatan (Korsel). Ketika industri manufaktur mulai dihantam, Korea Selatan melihat industri kreatif berpotensi dikembangkan lebih luas.

“Korea melihat ada keuntungan ekonomi, bahwasanya industri musik itu adalah industri besar,” katanya seperti dikutip PASJABAR dari laman unpad, Sabtu (12/3/2022).

Sampai saat ini, industri musik dan film Korsel terus meluas. Lucky melihat, invasi industri kreatif Korsel tidak hanya soal ekonomi belaka. Ada diplomasi budaya yang dibawa, sehingga mampu meningkatkan hubungan bilateral dengan negara lainnya.

Baca juga:   Film "Setan Botak di Jembatan Ancol" Siap Tayang Maret 2025

“Indonesia harusnya sudah bukan lagi wacana,” imbuhnya.

Ia mengisahkan di era 1960 hingga akhir 1970-an musik Indonesia telah membawa pengaruh bagi kebiasaan mendengarkan lagu pada masyarakat Malaysia. Pada masa itu, sekira 60 persen lagu-lagu yang diputar di Malaysia merupakan lagu Indonesia.

“Hal ini menjadikan habit bagi orang Malaysia dalam mendengarkan musik, mereka akhirnya terbiasa mendengarkan musik Indonesia,” sambungnya.

Ia menuturkan, selain produksi rekaman yang masif, kebijakan pemerintah saat itu dinilai menguntungkan industri musik Indonesia. Kebijakan politik Presiden Soekarno yang melarang lagu-lagu Barat akhirnya mendorong lagu-lagu lokal berkembangkan. Hal ini menjadi nilai tambah bagi industri musik Indonesia di era 60-an.

Baca juga:   Tim Muhibah Angklung Jawa Barat Menyuarakan Budaya ke Internasional

Pengamat sejarah musik yang pernah meneliti industri pop Malaysia tersebut memaparkan, berbeda dengan Indonesia, Malaysia tidak memiliki kebijakan seperti itu. Apalagi, sudah banyak perusahaan rekaman asing yang beroperasi pada era tersebut. Praktis, kekuatan musik lokalnya tidak sekuat Indonesia.

Faktor lainnya, Indonesia pernah meminjamkan koleksi piringan hitam miliki Radio Republik Indonesia (RRI) ke Malaysia. Hal ini yang membuat lagu-lagu Indonesia banyak diputar di negeri Jiran.

Baca juga:   Segera Tayang Drakor You're My Spring Ada Dong Wook & Hyun Jin

Di era Orde Baru, kendati kebijakan politiknya tidak seketat Soekarno, industri musik berhasil menjadi salah satu penyumbang pajak terbesar di Indonesia. Akhir 1970-an, banyak musisi yang “menyadari” untuk berkiprah sepenuhnya di industri musik.

Sejarawan musik ini memaparkan, sebelum akhir 1970-an, musisi belum dianggap sebagai profesi, tetapi hanya sebatas hobi. Banyak grup musik yang bubar karena personelnya memutuskan untuk melanjutkan studi atau membuka usaha.

“Contohnya ada biduanita sewaktu diwawancara wartawan masih ditanya cita-citanya apa. Padahal dia sudah jadi penyanyi dan membuat beberapa album,” pungkasnya. (*/ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: industri musikK-popunpad


Related Posts

Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026
Hardiknas 2026
PASPENDIDIKAN

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Solusi dan Inovasi

4 Mei 2026
MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri
HEADLINE

MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri

26 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.