CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Indonesia Hanya Miliki Satu Industri Pembuat Vaksin

Yatni Setianingsih
28 Maret 2022
14 Provinsi di Indonesia dengan Cakupan Vaksinasi COVID-19 Masih Rendah

ilustrasi vaksin (foto : https://pixabay.com/id/photos/vaksin-obat-obat-obatan-virus-5897391/)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Direktur Operasi PT Biofarma M. Rahman Roestan, mengungkapkan Indonesia memiliki sekitar 200 industri farmasi. Tetapi hanya satu industri yang memproduksi vaksin, ialah Biofarma.

Kondisi ini menunjukkan, Indonesia memerlukan beragam penelitian terbaru khususnya di bidang vaksin.

“China punya lebih dari 30 pabrik vaksin, makanya China lebih maju ketika penanganan pandemi. Makanya, ini jadi tugas kita semua. Penanganan pandemi ini tidak bisa bekerja sendiri,” ucapnya seperti dikutip PASJABAR dari laman unpad, Senin (28/3/2022).

Baca juga:   Persib Runner Up Liga 1, Robert Albert Bilang Ini ke Bobotoh

Selain minimnya industri vaksin, sambungnya kesadaran masyarakat untuk divaksin pun masih rendah. Banyak orang sehat yang enggan divaksinasi influenza karena harganya yang mahal. Padahal, efektivitas dan efikasi dari vaksin influenza dapat menciptakan imunitas tubuh dari influenza selama setahun.

Di sisi lain, dengan biaya yang sama atau mungkin lebih besar dari biaya vaksin influenza, orang dengan mudah menggunakannya untuk kebutuhan lain. Selain itu, anggapan bahwa vaksinasi bertentangan dengan keyakinan hingga pemahaman keliru tentang vaksin menyebabkan banyak masyarakat Indonesia yang enggan divaksinasi. Kondisi ini memerlukan pendekatan keilmuan lain yang dapat memberikan pemahaman lebih baik dan sederhana mengenai pentingnya vaksinasi.

Baca juga:   Jawa Barat Dinilai Strategis, Kandidat Cawapres Ganjar Pranowo Banyak dari Sunda

Rahman melanjutkan, banyak isu-isu tidak benar di masyarakat mengenai vaksin. Hal ini menjadi tugas perguruan tinggi untuk meluruskannya. Rahman mendorong untuk melakukan kegiatan produktif di luar perkuliahan. Riset dan menulis karya ilmiah menjadi aktivitas yang perlu dikerjakan, terutama menuliskan inovasi apa yang sudah dihasilkan perguruan tinggi. (*/ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Biofarmaunpadvaksin


Related Posts

Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026
Hardiknas 2026
PASPENDIDIKAN

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Solusi dan Inovasi

4 Mei 2026
MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri
HEADLINE

MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri

26 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.