CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 14 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

250 Ribu Pemudik Bakal Tinggalkan Kota Bandung

Yatni Setianingsih
7 April 2022
250 Ribu Pemudik Bakal Tinggalkan Kota Bandung

Kepala Dishub Kota Bandung E.M Ricky Gustiadi (foto : put/PASJABAR)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menjamin, tidak akan ada penumpukan penumpang di terminal keberangkatan arus mudik 2022.

“Kami punya banyak bus cadangan di Terminal Leuwipanjang dan Terminal Cicaheum, untuk melayani arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bandung E.M Ricky Gustiadi, kepada wartawan Kamis (7/4/2022).

Ricky mengatakan, estimasi ketersediaan kursi angkutan setiap hari di terminal Leuwipanjang sebanyak 17.755 kursi dengan tujuan arah barat seperti ke Pulau Sumatera, Banten, Jakarta, dan lain sebagainya. Untuk jumlah trayek di Leuwipanjang sebanyak 16 trayek dengan jumlah Perusahaan Otobus (PO) sebanyak 17. Sementara untuk jumlah bus 335 unit, dari armada yang diizinkan beroperasi sebanyak 891 unit.

“Jadi sisanya bisa jadi cadangan. Karena yang sudah masuk kategori siap guna operasi memang banyak tapi yang dioperasikan memang tidak semua,” terang Ricky.

Baca juga:   Wisatawan Bisa Buka Puasa di Kebun Binatang Bandung, Ini Caranya

Sementara untuk di Terminal Cicaheum, tersedia sekitar 7.800 kursi per hari, dengan tujuan ke arah timur, seperti  Cilacap, Bali, Tasikmalaya dan lainnya. Jumlah trayek yang tersedia sebanyak 35 trayek, dengan  PO sebanyak  27. Sedangkan untuk jumlah bus  sebanyak 156 unit dari  453 unit yang sudah mendapatkan  izin.

“Karena jumlah penumpang tidak akan sebanyak biasanya, sementara armada yang kami siapkan cukup banyak. Makanya kami yakin tidak akan ada penumpukan penumpang di terminal,” jelas Ricky.

Kurangnya penumpang yang mudik dengan menggunakan bus, menurut Ricky karena ini masih dalam suasana pandemi.

“Terlebih ada peraturan yang mengatur bagi yang belum divaksin tidak boleh mudik,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui berdasarkan Surat Edaran Kasatgas Covid-19 No 16 tahun 2022, bahwa tahun ini pemerintah sudah memperbolehkan mudik namun dengan syarat sudah divaksin booster.

Untuk yang sudah divaksin dosis 1 diharuskan tes PCR maksimal 3×24 jam. Sementara untuk yang sudah divaksin dosis 2, harus menunjukan hasil negatif tes antigen maksimal 1×24 jam.

Baca juga:   One Way Dari KM 72 Hingga KM 414 Diperpanjang Hingga Rabu Siang, Ini Alasannya

“Namun untuk yang belum mendapat vaksin, tidak boleh mudik,” tambahnya.

Untuk mengecek kelancaran mudik, Ricky mengatakan, akan menyiapkan pos penjagaan di beberapa titik. Dengan dijaga 8 orang petugas Dishub dibagi menjadi dua sift.

Rencananya, posko akan dibuka pada 26 April 2022 hingga 10 Mei 2022.

“Personel dari kami sendiri ada 800 orang yang diturunkan. Namun kami bekerjasama dengan instansi lain untuk menunjang kegiatan ini,” terangnya.

Di pos ini, nantinya dicek berapa real-nya penumpang yang datang dan pergi dari Terminal Leuwipanjang dan Terminal Cicaheum.

Ricky mengatakan, pihaknya juga menyiapkan tim terdiri atas petugas kesehatan untuk tes COVID-19.

“Kami juga menyediakan aplikasi PeduliLindungi, untuk diakses penumpang. Sehingga bisa kelihatan mana yang sudah divaksin dan belum,” tambahnya.

250 ribu pemudik

Disinggung berapa jumlah penumpang atau pemudik, yang diprediksi bakal meninggalkan Kota Bandung dari dua terminal tersebut. Ricky mengatakan kurang lebih sebanyak 250 ribu pemudik. Sedangkan untuk angka nasional, jumlah pemudik diprediksi sebenarnya 79,4 juta, dengan keberangkatan paling banyak ke Jawa Tengah sebanyak 26,8 persen atau 21,3 juta orang. Sedangkan untuk Jabar  sebanyak 15 persen atau sekitar 11,9 juta orang.

Baca juga:   KPK OTT Bupati Indramayu Terkait Proyek Dinas PU

“Dari jumlah tersebut kami memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 29 dan 30 April. Sedangkan puncak arus balik pada 8 Mei 2022,” tambahnya.

Kepada penumpang yang akan mudik dengan menggunakan angkutan umum, Ricky mengimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Dengan minimal menggunakan masker. Terlebih sekarang ada aturan kapasitas penumpang bus boleh 100 persen, namun tidak diperbolehkan berbicara dan makan di dalam bus.

“Karenanya, bus akan berhenti setidaknya setiap  8 jam sekali, untuk istirahat dan makan,” tuturnya. (put)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: arus mudikPemudik


Related Posts

jalur nagreg
HEADLINE

Puncak Arus Balik Jalur Nagreg Hari Ini, Polisi Terapkan One Way

24 Maret 2026
arus mudik
HEADLINE

JTT Catat Lonjakan Arus Mudik ke Timur Trans Jawa Tembus 129 Persen

24 Maret 2026
pemudik bandung
HEADLINE

H-1 Lebaran, Jalur Selatan Bandung Dipadati Pemudik Roda Dua

20 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.