CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kemenkes Hibahkan 18 Alat WGS, Salah Satunya ke ITB

Yatni Setianingsih
18 April 2022
Ragam Beasiswa ITB untuk Mahasiswa Baru 2023

Kampus ITB (foto : itb.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghibahkan 18 alat Whole Genome Sequencing (WGS) pada 17 laboratorium terpilih, guna meningkatkan kesiapan dalam penanganan kasus COVID-19. Juga untuk aktivitas riset di bidang kesehatan lainnya.

Untuk itu diperlukan penguatan aktivitas Surveilans Genomik kepada jejaring laboratorium Surveilans Genomik melalui penempatan mesin sequencing yang didistribusikan ke seluruh Indonesia, salah satunya di ITB.

Baca juga:   Bahaya Mikroplastik untuk Manusia, Ini Cara Atasinya

ITB menerima hibah satu alat WGS, mesin sequencing ini digunakan untuk percepatan aktivitas surveilans genomik WGS COVID-19 dan riset bidang kesehatan. Alat tersebut akan ditempatkan di laboratorium Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB.

Direktur Jenderal P2P Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu, menjelaskan alat tersebut tidak hanya untuk Covid-19, melainkan juga dipersiapkan dalam hal penanganan penyakit menular lain seperti Tuberkulosis serta semua jenis penyakit menular dan tidak menular lainnya. Di sisi lain, penempatan WGS di universitas juga dimaksudkan untuk mendukung riset-riset di bidang kesehatan.

Baca juga:   Kemenkes Deklarasi RAN Eliminasi Kanker Leher Rahim Tahun 2023-2030, Bio Farma dan MSD Dukung Penuh

“Pak Menteri menginginkan kerja sama dengan universitas terkait pemanfaatan alat WGS. Kita harapkan alat ini akan digunakan untuk penguatan surveilans dan juga penyakit lainnya salah satunya adalah TBC,” katanya seperti dikutip PASJABAR dari laman itb, Senin (18/4/2022).

Rektor ITB Reini Wirahadikusumah menegaskan kehadiran alat ini dapat mendukung kerja para dosen dan peneliti dalam tugas riset mereka.

Baca juga:   Memilih Perguruan Tinggi Harus Sesuai Kemampuan

“Di samping kami dapat kepercayaan, alat ini juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain dalam memberikan layanan sesuai amanah yang diberikan (Kemenkes) tetapi memberikan dampak lebih,” ucapnya. (*/ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: ITBkemenkesWGS


Related Posts

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda
HEADLINE

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda

25 April 2026
itb utbk
HEADLINE

Pelaksanaan UTBK 2026 di ITB Hari Pertama Berjalan Lancar

22 April 2026
ITB SSU
HEADLINE

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

20 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.