CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Persoalan Mentalitas di Indonesia Masih Besar, Ini Penyebabnya

Yatni Setianingsih
9 Mei 2022
Sejumlah Siswa dan Orang Tua SDN  Tilil 032 Mengikuti Trauma Healing

Ilustrasi Pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Dosen Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan UPI, Prof. Dr. Dasim Budimansyah, S.Pd., M.Si., mengatakan dalam mentalitas, sedang mengalami persoalan cukup besar.

“Persoalan kita masih besar, mentalitas kaum terjajah membuat lapisan tebal masyarakat kita kurang kenal diri, kita mengaku bahwa nenek moyang kita pelaut dan kita takut dengan lautan,” katanya seperti dikutip PASJABAR dari laman itb, Senin (9/5/2022).

Baca juga:   Setiawan Wangsaatmaja Resmi Jadi Sekda Jabar, Ini Programnya

Oleh karena itu pendidikan karakter dikenalkan di perguruan tinggi dan masyarakat, karena karakter itu urusan mentalitas. Ia mengatakan bahwa hal ini adalah masalah besar kita yang relevan apabila dihampiri dengan pendidikan berkualitas, termasuk di dalamnya pendidikan karakter dengan pendekatan baru, bagaimana adventural learning dilaksanakan.

Solusi dari masalah bangsa yang menjadi fokus adalah pendidikan sebagai wahana masyarakat, untuk belajar menjadi manusia merdeka.

Baca juga:   Ridwan Kamil Ada 20 warga Jabar Terpapar Omicron

“Manusia yang merdeka adalah manusia mandiri dengan tiga sifat, manusia merdeka bisa berdiri sendiri, tidak bergantung kepada orang lain, dan dapat mengatur diri sendiri,” ujarnya.

Untuk dapat belajar merdeka berkarya, diperlukan pendekatan yang disebut pendekatan berkarya merdeka. Hal ini dapat dicapai jika adanya mental kreatif.

“Mental kreatif itu salah satu modal bagi kita untuk ingin merdeka berkarya,” tutupnya. (*/ytn)

Baca juga:   Ibu dan Dua Anak Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan Bandung

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: ITBMentalUPI


Related Posts

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda
HEADLINE

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda

25 April 2026
itb utbk
HEADLINE

Pelaksanaan UTBK 2026 di ITB Hari Pertama Berjalan Lancar

22 April 2026
ITB SSU
HEADLINE

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

20 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.