CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Epidemiolog UGM Sebut Hepatitis Akut Tak Terkait Vaksin COVID-19

Yatni Setianingsih
16 Mei 2022
UGM Inisiasi NATURE untuk Atasi Anemia dan Stunting

Kampus UGM (foto : https://www.ugm.ac.id/id/berita/19011-ugm-buka-tiga-jalur-masuk-seleksi-mahasiswa-baru)

Share on FacebookShare on Twitter

YOGYAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Epidemiolog UGM, Dr. Riris Andomo Ahmad, MPH, Ph.D., menegaskan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya baru-baru ini, tidak berhubungan dengan vaksin Covid-19.

“Perlu kita pahami dan juga kita sebarkan kepada masyarakat bahwa hepatitis yang masih tidak diketahui penyebabnya ini bisa dikatakan tidak berhubungan dengan adanya vaksin Covid-19,” katanya seperti dikutip PASJABAR dari laman ugm, Senin (16/5/2022).

Baca juga:   Hati-hati dengan Situs Sertifikat Halal yang Palsu

Menurutnya tidak merasa aneh, adanya hipotesis yang menduga hepatitis akut ini disebabkan vaksin Covid-19 bermunculan di masyarakat. Sebab, dalam beberapa kasus hepatitis akut di Eropa ditemukan adanya adenovirus. Seperti  diketahui satu atau dua vaksin Covid-19 dibuat menggunakan teknologi adenovirus sebagai vektor untuk menyebabkan munculnya kekebalan tubuh dari Covid-19.

Namun, data pembanding yang ditemukan, ia menyebutkan semua kasus  hepatitis akut yang dilaporkan di United Kingdom (UK) tidak pernah mendapatkan Covid-19. Selain itu, adenovirus yang digunakan untuk beberapa vaksin Covid-19 itu pun merupakan virus yang tidak dapat melakukan replikasi atau pengembangbiakan.

Baca juga:   Mahasiswa UGM Ciptakan Inovasi Jaket Pendeteksi Kecelakaan

Perihal adenovirus sebagai penyebab hepatitis akut, sejatinya juga masih menjadi hipotesis, sebab adenovirus hanya ditemukan beberapa saja atau bukan pada semua kasus hepatitis akut. Sehingga, hepatitis akut tidak berhubungan dengan vaksin Covid-19. (*/ytn)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: hepatitisUGM


Related Posts

Universitas Gadjah Mada (UGM)
HEADLINE

Universitas Gadjah Mada Raih Skor SINTA Tertinggi se-Indonesia

9 Januari 2024
Kominfo Siap Luncurkan Panduan Etik Penggunaan AI
PASNUSANTARA

Kominfo Siap Luncurkan Panduan Etik Penggunaan AI 

12 Desember 2023
Kasus Bunuh Diri Meningkat Hingga 826 Kasus Ungkap Kemenkes
PASKESEHATAN

Kasus Bunuh Diri Meningkat Hingga 826 Kasus Ungkap Kemenkes

16 Oktober 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.