JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Ahmad Abdullah menegaskan, setiap jemaah yang wafat di Arab Saudi akan dibadalhajikan.
“Seluruh jemaah yang wafat di Arab Saudi akan dibadalhajikan,” ujar Abdullah seperti dikutip PASJABAR dari laman kemenag, Senin (6/6/2022).
Penjelasan ini disampaikan Abdullah menyusul adanya satu jemaah haji Indonesia yang wafat setibanya di Madinah. Jemaah tersebut bernama Suhati Rahmat Ali Binti H. Rahmat dengan Nomor Paspor C6495065 dan berusia 64 tahun. Almarhumah tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) pertama Embakasi Jakarta-Pondok Gede (JKG1).
“Mari kita doakan semoga almarhumah wafat dalam keadaan khusnul hatimah dan ibadahnya diterima Allah Swt. Amin,” harapnya.
“Pemerintah hanya akan merilis data jemaah wafat yang telah keluar COD-nya (Certificate of dead) dari pihak berwenang,” tegas Abdullah.
Seperti diketahui, fase pemberangkatan jemaah haji Indonesia 1443 H/2022 M dimulai pada Sabtu 4 Juni 2022. Hal ini ditandai dengan pemberangkatan 2.776 jemaah yang tergabung dalam 7 kloter dari 5 embarkasi.
Berikut ini data keberangkatan 2.776 jemaah haji Indonesia pada 4 Juni 2022 :
- Embarkasi Solo: SOC 01_360 jemaah_Terbang 00.30 WIB_Tiba 09.25 WAS
- Embarkasi Jakarta – Pondok Gede: JKG 01_393 jemaah_Terbang 06.05 WIB_Tiba 11.30 WAS
- Embarkasi Jakarta – Bekasi: JKS 01_410 jemaah_Terbang 07.25 WIB_Tiba 12.45 WAS
- Embarkasi Solo: SOC 02_360 jemaah_Terbang 05.35 WIB_Tiba 14.30 WAS
- Embarkasi Jakarta – Bekasi: JKS 02_410 jemaah_Terbang 08.40 WIB_Tiba 14.00 WAS
- Embarkasi Surabaya: SUB 01_450 jemaah_Terbang 08.30 WIB_Tiba 15.55 WAS
- Embarkasi Padang: PDG 01_393 jemaah_Terbang 13.50 WIB_Tiba 18.10 WAS (*/ytn)







