CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 13 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Jokowi Sebut Harga BBM Jenis Pertalite Hasil Subsidi dari APBN

Yatti Chahyati
7 Juli 2022
Jokowi Sebut Harga BBM Jenis Pertalite Hasil Subsidi dari APBN

Presiden RI Joko Widodo saat meninjau penelitian minyak makan merah di Medan, Sumatera Utara, Kamis (7/7/2022). (foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite saat ini merupakan hasil subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal itu diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia mengatakan, Indonesia masih tahan untuk tidak menaikkan harga pertalite. Untuk ke depannya, ia berharap agar APBN kuat supaya tetap bisa memberikan subsidi.

” Ini kita masih kuat dan kita berdoa supaya APBN tetap masih kuat memberi subsidi. Kalau sudah tidak kuat, mau bagaimana lagi,” kata Presiden dalam sambutannya pada acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-29 di Medan, Sumatera Utara, yang dikutip dari ANTARA, Kamis (7/7/2022).

Jokowi menyampaikan perang di Ukraina berdampak pada pangan, energi minyak, serta gas di semua negara.

Baca juga:   Jelang Pengumuman KPU, 19 Rektor Indonesia Nyatakan Sikap Jaga Persatuan

Menurutnya, harga minyak saat sebelum pandemi sebesar 60 dolar AS per barel, sedangkan saat ini naik dua kali lipat mencapai 110-120 dolar per barel.

Ia menyebutkan di Jerman dan Singapura harga BBM sudah mencapai Rp31 ribu per liter, sementara di Thailand sudah mencapai Rp20 ribu/liter.

“Kita masih Rp7.650,00/liter karena apa? Disubsidi oleh APBN,” ujar Jokowi.

Dia  meyakini tidak ada rakyat yang setuju jika harga BBM dinaikkan. Namun, semua pihak harus mengetahui bahwa Indonesia masih melakukan impor separuh dari kebutuhan BBM nasional, yakni sebesar 1,5 juta barel minyak dari luar negeri.

“Artinya apa? Kalau harga di luar naik, kita juga harus membayar lebih banyak. Supaya kita semua mengerti masalah ini,” katanya.

Baca juga:   Vaksin Merah Putih Berpeluang untuk Vaksin Booster

Sebelumnya Presiden Jokowi kembali menyinggung tentang besarnya subsidi yang diberikan negara terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) di Tanah Air, dalam kunjungan kerjanya ke Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu.

“Kita harus mensubsidi ke sana (harga BBM), dari Rp152 triliun melompat kepada Rp502 triliun. Ini besar sekali,” ujar Presiden saat menghadiri pembukaan Kongres Nasional ke-32 dan Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota ke-31 Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Samarinda, Rabu.

Di hadapan PMKRI, Jokowi menjelaskan saat ini dunia tidak berada pada posisi normal, karena penuh dengan ketidakpastian, sulit dikalkulasi dan diprediksi.

“Kita belum sembuh dari Covid-19. Covid-19 masih ada sekarang ini. Dua minggu yang lalu kita masih berada di angka 200-300 kasus harian, dalam 5 hari belakangan ini sudah naik lagi ke 1.200,” ungkap Presiden.

Baca juga:   Perwakilan Media Resmi Negara G20 Bisa Berbincang dengan Jokowi, Diabadikan Menteri Basuki

Di saat pemulihan belum selesai, terjadi perang Ukraina dengan Rusia yang semakin memicu kenaikan harga pangan dan energi di semua negara.

“Inflasi di semua negara naik semuanya. Hati-hati mengenai ini. Ini sesuatu yang tidak mudah. Ada yang bertanya kepada saya, ‘Pak di sini bensin Pertalite nggak naik masih 7.650, solar masih harganya harga lama, elpiji juga masih harganya harga lama?’ Hati-hati itu bukan harga keekonomian, bukan harga yang seharusnya, itu adalah harga yang sudah disubsidi,” pungkasnya. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: APBNBBMharga pertalitejokowiPertalite


Related Posts

Rencana kenaikan harga BBM non-subsidi Pertamax pada awal April 2026 memicu antrean panjang di SPBU Jalan Riau, Bandung. Warga mengaku keberatan dengan rencana tersebut. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Wacana Harga Pertamax Naik, Antrean Kendaraan Memular di SPBU Jalan Riau Bandung

31 Maret 2026
Bedah buku kontroversial di Bandung mengungkap klaim ijazah palsu Jokowi dan Gibran tak lulus SMA. Tokoh nasional dan jenderal TNI serukan pemakzulan 2026. (fal/pasjabar)
HEADLINE

Gibran End Game? Rahasia Ijazah Jokowi & Gibran Dibongkar!

16 Januari 2026
status siaga 1 TNI
HEADLINE

TB Hasanuddin: Tiga Acuan Penting dari Kasus Penangkapan Presiden Venezuela

4 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.