SOREANG, WWW.PASJABAR.COM – Dewan Pimpinan Cabang partai Demokrat Kabupaten Bandung merasa kehilangan atas meninggalnya salah satu kader terbaik mereka di Rancaekek pada Senin (5/6/2022) lalu.
Kader partai Demokrat bernama Misa Munggaran dikenal sebagai kader yang unggul dan militan terhadap partai.
“Yang pertama tentu Partai Demokrat sangat kehilangan sosok beliau karena beliau merupakan kader yang unggul dan sangat militan kepada partai,” kata Endang ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung demisioner, Rabu (6/7/22).
Bahkan almarhum tak segan mengeluarkan uang sakunya sendiri untuk kepentingan kegiatan partai.
Selain sebagai kader unggul dan juga militan, korban juga merupakan satu-satunya kadar Partai Demokrat yang sudah lolos pendidikan taruna akademi Demokrat di Jakarta pada tahun 2019 lalu.
“Beliau juga satu-satunya kader dari Kabupaten Bandung yang telah mengikuti pendidikan taruna akademi Demokrat di Jakarta dan telah dilantik oleh Ketum pada tahun 2019 awal,” ujar Endang.
Beberapa hari sebelumnya, almarhum pernah menemui Endang selaku ketua DPC di kabupaten Bandung, sekedar untuk bercerita ringan.
Diberitakan sebelumnya, almarhum dibacok oleh dua orang preman tanpa sebab di rumahnya sendiri pada Senin 4 Juli lalu.
Dua orang preman tersebut sebelumnya sudah terpengaruh oleh minuman beralkohol. Korban dengan dua pelaku sudah saling mengenal.
Awalnya pelaku memanggil korban dari dalam rumahnya, tiba-tiba salah satu pelaku langsung membacok korban tepat di kepalanya. Sehingga menyebabkan korban tidak bisa tertolong dan meninggal dunia. (fal)







